Manado, Barta1.com – Sulawesi Utara (Sulut) Kingdom Of Myth kembali menegaskan eksistensinya sebagai event medieval pertama dan satu-satunya pelopor utama di Sulut. Penegasan ini disampaikan seiring meningkatnya perhatian publik terhadap konsep kerajaan abad pertengahan yang diusung secara konsisten oleh penyelenggara, pasca Event yang dibuat di Rumah Alam Manado, Sabtu (14/02/2026).

Di tengah berkembangnya berbagai event tematik di daerah, Sulut Kingdom Of Myth hadir dengan identitas yang jelas. Konsep medieval bukan hanya menjadi tema sesaat, tetapi dibangun sebagai fondasi utama dalam setiap penyelenggaraan acara.

Penyelenggara, Indah Jhosepin Veronika, selaku ketua event menekankan kepada Barta1.com, Rabu (18/02/2026), bahwa konsistensi dan kualitas konsep menjadi prioritas utama. Hal ini dilakukan untuk menjaga posisi sebagai pionir event medieval di Sulut.

Konsep Kerajaan Abad Pertengahan yang Autentik dan Terstruktur
Sulut Kingdom Of Myth mengangkat tema kerajaan abad pertengahan secara menyeluruh. Setiap elemen dirancang untuk menciptakan atmosfer khas era ksatria dan bangsawan.

“Tata artistik menjadi bagian penting dalam membangun suasana. Dekorasi, ornamen visual, hingga properti pendukung disesuaikan dengan karakteristik zaman medieval,” ungkap Indah.

Kostum juga, kata dia, menjadi daya tarik utama. Peserta dapat mengenakan busana bangsawan, prajurit berbaju zirah, serta karakter fantasi yang memperkuat identitas acara.
“Pendekatan ini menunjukkan bahwa Sulut Kingdom Of Myth tidak hanya menampilkan simbol visual, tetapi benar-benar menghadirkan pengalaman tematik yang utuh,” ujarnya.
Komitmen terhadap Kualitas dan Konsistensi
Lanjut Indah, bahwa komitmen terhadap kualitas konsep menjadi fondasi utama dalam menjaga identitas acara. Setiap detail dipersiapkan secara matang agar tetap relevan dengan tema kerajaan abad pertengahan.
“Konsistensi ini menjadi pembeda signifikan dibandingkan event lain yang mungkin mengusung tema serupa secara terbatas. Sulut Kingdom Of Myth membangun konsep medieval sebagai identitas inti, bukan sekadar variasi hiburan,” kata dia.
Ia menambahkan, dengan perencanaan yang terstruktur dan pendekatan profesional, acara ini terus mempertahankan standar yang telah ditetapkan sejak awal.
Dorong Ekosistem Industri Kreatif Lokal
Kehadiran Sulut Kingdom Of Myth, tambah Indah, tidak hanya memperkaya pilihan hiburan masyarakat. Event ini juga berkontribusi terhadap pertumbuhan industri kreatif di Sulut.
“Kolaborasi dengan komunitas cosplay, pelaku seni, fotografer, hingga pelaku UMKM menjadi bagian penting dalam pengembangan acara. Sinergi ini menciptakan ekosistem yang saling mendukung,” tuturnya.
Bagi komunitas kreatif, Sulut Kingdom Of Myth menjadi ruang ekspresi dan wadah untuk menunjukkan karya. Bagi pelaku usaha, event ini membuka peluang ekonomi baru.
“Dampak positif tersebut memperkuat posisi Sulut Kingdom Of Myth sebagai lebih dari sekadar acara hiburan,” ucapnya.
Referensi Utama Event Medieval di Sulut.
Sebagai event medieval pertama dan satu-satunya pelopor utama di Sulawesi Utara, Sulut Kingdom Of Myth kini menjadi referensi dalam penyelenggaraan acara bertema serupa.
“Identitas yang kuat dan diferensiasi konsep menjadi keunggulan utama. Tema kerajaan abad pertengahan dihadirkan secara konsisten, baik dari sisi visual maupun pengalaman pengunjung,” imbuhnya.
Penyelenggara juga terus melakukan inovasi untuk menjaga kualitas dan relevansi acara. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun festival tematik yang berkelanjutan.
Buka Ruang Inovasi Baru di Dunia Event Sulut
Sulut Kingdom Of Myth dinilai membuka ruang inovasi baru dalam pengembangan festival tematik di Sulawesi Utara. Keberhasilannya menunjukkan bahwa konsep unik dan terstruktur mampu menarik perhatian publik.
Event ini menjadi bukti bahwa daerah memiliki potensi besar dalam menghadirkan acara kreatif yang kompetitif. Pendekatan profesional serta identitas yang jelas menjadi kunci keberhasilan.
“Ke depan, Sulut Kingdom Of Myth diharapkan terus berkembang dan memperkuat posisinya sebagai pelopor utama event medieval di Sulut,” terangnya.
Dengan fondasi yang kuat, komitmen terhadap kualitas, serta kolaborasi komunitas yang solid, Sulut Kingdom Of Myth tidak hanya mencatat sejarah sebagai yang pertama. Lebih dari itu, ia menjadi simbol kemajuan industri event kreatif di Sulut. (*)
Editor : Meikel Pontolondo


Discussion about this post