• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Februari 18, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Talaud

Sukses Gelar Latihan Anti Akses dan Anti Amfibi, TNI AL Pamerkan Juga Hasil Tangkapan Bernilai Ratusan Miliar Rupiah

by Frets Evan
17 Februari 2026
in Talaud
0
0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Nampak prajurit TNI AL dalam latihan anti akses dan anti amfibi (foto istimewa).
Nampak prajurit TNI AL dalam latihan anti akses dan anti amfibi (foto istimewa).

Talaud, Barta1.com – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menggelar latihan anti akses dan anti amfibi serta memamerkan hasil tangkapan dengan nilai fastastis yakni ratusan miliar rupiah, Minggu (15/02/2026).

TNI AL melakukan latihan perdana anti akses dan anti amfibi dengan melibatkan teknologi terbaru. Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali mengatakan, latihan Anti Akses dan Anti Amfibi ini baru pertama kali dilatihkan.
“Kita berupaya melibatkan seluruh teknologi yang baru kita terima seperti drone surveilance maupun drone kamikaze dan pusat kendali mobil atau mobile command,” ujar KASAL.

Potret suasana pelaksanaan latihan anti akses dan anti amfibi.
Potret suasana pelaksanaan latihan anti akses dan anti amfibi.

Latihan yang digelar pada akhir pekan lalu melibatkan unsur-unsur kapal perang diantaranya KRI Brawijaya-320, KRI Raden Eddy Martadinata-331, KRI John Lie-358, KRI Cut Nyak Dien-375, KRI Tjiptadi-381, KRI Halasan-630, KRI Surik-645, KRI Semarang-594 dan KRI Pulau Fani-731.

Selain itu, TNI AL juga mengerahkan Satgas Udara berupa Pesawat Patroli Maritim CN-235 MPA, Pesud Cassa untuk penerjunan tempur, dua Helikopter Panther, Camcopter Puspenerbal, Drone Kamikaze, Pasukan Pendarat dan Roket Multi Launcher Rocket System (MLRS) Korps Marinir, serta satuan pendukung lainnya yang terintegrasi dalam skenario operasi.

Pelaksanaan latihan ini diwarnai dengan penembakan meriam 76 MM KRI Raden Eddy Martadinata-331 dan Visit Board Search and Seizure (VBSS) oleh prajurit KRI Brawijaya-320.

Tak hanya itu, MLRS Korps Marinir juga menembakkan roketnya yang menjadi senjata utama dalam pertahanan pantai serta menembakkan GPMG dan MO-60, selanjutnya pasukan pendarat Korps Marinir juga diterjunkan untuk melaksanakan pendaratan amfibi.

KASAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali didampingi Gubernur Prov Kepulauan Bangka Belitung Dr. (HC) Hidayat Arsani, S.E saat meninjau barang bukti hasil pelaksanaan Operasi Keamanan Laut (Opskamla) TNI AL bersinergi dengan Satlap Tri Cakti.
KASAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali didampingi Gubernur Prov Kepulauan Bangka Belitung Dr. (HC) Hidayat Arsani, S.E saat meninjau barang bukti hasil pelaksanaan Operasi Keamanan Laut (Opskamla) TNI AL bersinergi dengan Satlap Tri Cakti.

Setelah menggelar latihan, KASAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali didampingi Gubernur Prov Kepulauan Bangka Belitung Dr. (HC) Hidayat Arsani, S.E meninjau barang bukti hasil pelaksanaan Operasi Keamanan Laut (Opskamla) TNI AL bersinergi dengan Satlap Tri Cakti.

Barang bukti tersebut berupa komoditas timah balok, pasir timah, serta logam tanah jarang (LTJ) antara lain zircon, ilmenite dan monazite yang berhasil diamankan sepanjang Tahun 2025 hingga 2026. Total berat tangkapan timah tersebut seberat 496,892 Ton dan 10.762,117 Ton logam tanah jarang. Estimasi nilai yang berhasil diamankan yaitu Rp. 173.644.528.000 (± Rp. 173,6 miliar).

“Pencegahan penyelundupan timah ini merupakan perintah langsung dari Presiden RI. Bangka Belitung memiliki sumber daya yang sangat kaya. Sayang sekali kalau diselundupkan bahkan menguntungkan negara lain,” ungkap KASAL.

Keberhasilan tangkapan ini menjadi fokus utama Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto dalam memberantas praktik illegal mining serta penyelundupan sumber daya alam yang merugikan negara dan merusak ekosistem lingkungan.

Sumber: Mabes TNI AL
Penyunting : Evan Taarae

Barta1.Com
Tags: #TNI-AL #Latihan Anti Akses #Latihan Anti Amfibi #Hasil Tangkapan #Ratusan Miliar #Kepala Staf Angkatan Laut
ADVERTISEMENT
Frets Evan

Frets Evan

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Sukses Gelar Latihan Anti Akses dan Anti Amfibi, TNI AL Pamerkan Juga Hasil Tangkapan Bernilai Ratusan Miliar Rupiah 17 Februari 2026
  • Kolaborasi Hijau KMPA Tansa – KPPA Tarantula di Molas, Peringati HLB dan HPSN 17 Februari 2026
  • Lelaki Berani dan Puitis Itu Telah Berpulang 17 Februari 2026
  • PHRG GMIM Paulus TWM Launching Kegiatan Tahun 2026 17 Februari 2026
  • Manado Book Party, Ruang Membaca dan Hidupkan Literasi 16 Februari 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In