Boltim, Barta1.com – Universitas Muhammadiyah Manado (UMMA) berkolaborasi dengan Anggota DPRD Bolaang Mongondow Timur, Rahman Salehe dalam menyelenggarakan kegiatan sunatan massal sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dan staf akademika UMMA serta dilaksanakan di kediaman Rahman Salehe, Minggu (1/01/2026).

Kegiatan sosial tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Dekan Fakultas Hukum dan Bisnis (FHB) UMMA, serta tim tenaga kesehatan dari Puskesmas Kotabunan. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan tenaga kesehatan dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Sebanyak 91 peserta mengikuti sunatan massal yang berlangsung secara kondusif, aman, dan tertib dengan penanganan langsung oleh tenaga kesehatan profesional. Proses pelayanan kesehatan dilakukan sesuai standar medis, dengan memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan, serta kebersihan bagi seluruh peserta.

Selain pelayanan kesehatan, Bapak Rahman Salehe melalui panitia juga memberikan bantuan uang tunai sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada peserta dan keluarga. Peserta sunatan pertama menerima Rp500.000, peserta ke-2 hingga ke-15 menerima Rp200.000, dan selanjutnya menerima Rp100.000. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menambah semangat anak-anak yang mengikuti kegiatan.
Keterlibatan mahasiswa UMMA dalam kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung dalam menumbuhkan empati sosial, kepedulian, serta penguatan nilai-nilai kemanusiaan. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai agen akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, UMMA terus berkomitmen menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan kegiatan sunatan massal ini dapat memberikan dampak positif, mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat, serta menjadi inspirasi bagi pelaksanaan kegiatan sosial serupa di masa mendatang. (*)
Editor : Meikel Pontolondo


Discussion about this post