Aceh, Barta1.com — PT PLN (Persero) mengambil langkah luar biasa dengan mengerahkan sebanyak 500 personel dari berbagai unit di seluruh Indonesia untuk fokus pada perbaikan kerusakan jaringan transmisi di Aceh yang terdampak bencana banjir dan longsor. Personel gabungan tersebut ditugaskan ke berbagai titik kritis tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV).
Pengerahan personel ini terbagi di beberapa jalur transmisi vital di Aceh. Rinciannya meliputi 258 personel di SUTT 150 kV Arun – Bireuen, 178 personel di SUTT 150 kV Bireuen – Peusangan, dan 64 personel di SUTT 150 kV P. Brandan – Langsa. Upaya perbaikan dilakukan melalui jalur darat maupun udara.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan komitmen perusahaan untuk bekerja tanpa henti.
“Kami terus bekerja 24 jam di lapangan untuk memastikan semua titik terdampak segera mendapatkan suplai listrik kembali. Fokus kami satu, masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal secepat mungkin,” ujar Darmawan, Selasa (02/12/2025).
Jaringan SUTT 150 kV merupakan tulang punggung sistem interkoneksi di Sumatra, menyalurkan daya dari pembangkit-pembangkit besar. Kecepatan pemulihan tower-tower ini sangat penting.
Berdasarkan data sistem, jalur SUTT di Aceh terhubung langsung ke Sistem Sumatra yang memiliki total kapasitas daya mampu mencapai ribuan Megawatt, menjadikan perbaikan ini prioritas utama untuk menjaga keandalan regional.
Dalam operasi ini, PLN mendapatkan dukungan penuh dari Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kolaborasi ini menjadi kunci utama mengingat beratnya medan dan kompleksitas perbaikan infrastruktur transmisi tegangan tinggi.
Darmawan Prasodjo menyampaikan terima kasih atas dukungan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang turut andil memperkuat upaya ini. Kolaborasi yang terjalin menjadi faktor penting dalam proses pemulihan jaringan trasmisi yang mengalami kerusakan,” ujar Darmawan, menekankan peran sinergi dalam misi percepatan ini.
Selain Aceh, percepatan juga terjadi di Sumatra Barat, yang tingkat penyalaan pelanggannya telah mencapai 99,8 persen per Selasa (02/12/2025), menunjukkan progres pemulihan yang sangat signifikan dalam hitungan hari.
Darmawan menekankan bahwa selain kecepatan, aspek keselamatan dan keamanan juga menjadi perhatian utama.
“Para personel terus bekerja nonstop dengan semangat tinggi untuk memastikan sistem kelistrikan pulih secara cepat dan aman,” jelas dia. (**)
Editor:
Ady Putong
Barta1.Com


Discussion about this post