Manado, Barta1.com — Pameran Manado High Street Market 2025 yang digelar di Atrium Manado Town Square 3 tengah menyala dengan semangat tinggi, menyedot antusiasme masyarakat sejak pembukaan pada 15 Oktober.
Ribuan pengunjung memadati area untuk menyaksikan produk unggulan dari pelaku usaha lokal, termasuk 18 UMKM binaan PT PLN (Persero) yang menampilkan kreasi berenergi tinggi, sejalan dengan upaya PLN menerangi pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah ini.
Dalam gelaran ini, PLN tidak hanya menyediakan listrik stabil untuk acara, tapi juga mengalirkan energi dukungan bagi UMKM, di mana rasio elektrifikasi Sulawesi Utara telah mencapai 99.86% pada 2023, memungkinkan bisnis kecil berkembang dengan akses energi andal. Ini menjadi katalisator bagi para pelaku usaha untuk naik kelas di tengah target nasional 100% desa berlistrik pada 2025.
Beragam produk kreatif dari UMKM binaan PLN memikat pengunjung, mulai dari batik bercerita yang penuh narasi budaya hingga kerajinan tangan berbahan sabut kelapa yang inovatif. Aliran energi kelistrikan PLN telah memberdayakan produksi ini, memastikan proses pembuatan berjalan lancar tanpa blackout, sehingga menghasilkan karya berkualitas tinggi.
Tak ketinggalan, aneka kue dan minuman kopi lokal turut menyemarakkan booth, disertai layanan pijat refleksi dari pelaku UMK disabilitas yang penuh semangat. Kehadiran mereka membuktikan bagaimana akses listrik merata dari PLN mengenergi kemandirian, dengan data menunjukkan PLN telah memfasilitasi 51 UMKM binaan di Sulawesi Utara menjual 1.925 produk dalam pameran serupa sebelumnya.
Partisipasi UMKM binaan ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan tegangan tinggi dukungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN memperluas pasar bagi UMKM di Sulawesi Utara, di mana kontribusi sektor ini terhadap PDB regional terus meningkat berkat infrastruktur energi yang kuat.
Mengusung tema “The Biggest Fashion and Culinary Bazaar In Town”, acara yang diinisiasi Indonesia Marketing Association (IMA) Sulawesi Utara ini menghadirkan kolaborasi lintas sektor. Tema ini selaras dengan visi PLN untuk mengalirkan energi ke sektor kreatif, memastikan setiap booth terang benderang dan siap menarik investor.
Pengunjung tidak hanya berbelanja, tapi juga disuguhkan hiburan berenergi seperti fashion show yang memukau, talent show penuh bakat, cosplay competition yang kreatif, dan music performance yang menggelegar. Semua ini didukung oleh pasokan listrik PLN yang stabil, mencegah gangguan dan menjaga alur acara tetap mengalir.
Manager PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, menekankan bahwa keikutsertaan UMKM binaan dalam pameran ini adalah sarana vital untuk memperluas jejaring. Dengan energi listrik sebagai fondasi, para pelaku usaha bisa memperkenalkan produk secara langsung ke masyarakat yang lebih luas.
“Melalui kegiatan seperti ini, PLN berupaya membuka peluang lebih luas bagi para mitra binaan agar dapat naik kelas dan semakin berdaya saing,” ujar Revi, menambahkan bahwa inisiatif ini bagian dari strategi PLN untuk mengenergi penggerak ekonomi daerah.
Ia melanjutkan, “Kami ingin UMKM lokal terus tumbuh menjadi penggerak ekonomi di daerah,” seraya menyoroti bagaimana akses listrik telah meningkatkan produktivitas UMKM, sejalan dengan laporan PLN yang mencatat peningkatan penjualan signifikan bagi binaan mereka.
Sementara itu, General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa dukungan terhadap UMKM adalah integral dari program TJSL PLN. Prinsip keberlanjutan ini memastikan energi listrik tidak hanya menerangi rumah, tapi juga bisnis kecil.
“PLN berkomitmen untuk terus mendampingi dan memberdayakan UMKM agar mampu berkembang secara mandiri,” ungkap Usman, menekankan peran elektrifikasi dalam memperkuat eksposur produk lokal.
Ia menambahkan, “Melalui pameran ini, kami ingin memperkuat eksposur produk lokal dan mempertemukan para pelaku usaha dengan pasar yang lebih luas,” dengan harapan menciptakan aliran ekonomi yang berkelanjutan di Sulawesi Utara.
Pameran Manado High Street Market 2025 akan berlangsung hingga 19 Oktober mendatang, memberikan kesempatan lebih bagi UMKM untuk menampilkan inovasi. PLN berharap ajang ini menjadi gardu induk bagi pertumbuhan kewirausahaan, dengan energi listrik sebagai sumber utama, menuju target rasio elektrifikasi 100% nasional pada 2029. (**)
Editor:
Ady Putong


Discussion about this post