Manado, Barta1.com – Penutupan ajang Indonesian Polytechnic English Competition (IPEC) 2 tahun 2025 yang digelar di Politeknik Negeri Manado (Polimdo) berlangsung meriah dan penuh semangat. Sebelum pengumuman para pemenang kompetisi, peserta dan para pendamping disuguhi penampilan seni dari mahasiswa Polimdo, termasuk tarian tradisional seperti Masamper yang memikat hati para penonton.
Suasana hangat pun terasa ketika para peserta dan pendamping ikut larut dalam irama musik, bernyanyi, dan ikut bergoyang meskipun dari tempat duduk masing-masing. Penampilan demi penampilan sukses menghibur seluruh tamu yang hadir.

Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Polimdo, Ir. Rudolf Estephanus Golioth Mait, ST., MT, menyampaikan kepada Barta1.com bahwa penyelenggaraan IPEC 2 berjalan lancar dan sukses hingga acara penutupan.

“IPEC 2 bisa dikatakan sukses besar, karena malam ini hadir finalis dari kurang lebih 27 politeknik di seluruh Indonesia. Babak penyisihan sudah dimulai sejak sebulan yang lalu, dan malam ini kita melihat antusiasme yang luar biasa. Setiap kategori lomba diikuti 15 peserta, dengan total sekitar 150 peserta dari 10 jenis lomba, ditambah 35 juri dari berbagai politeknik se-Indonesia, serta dosen-dosen pendamping,” ungkap Ir. Rudolf yang juga menjabat sebagai ketua panitia IPEC 2 tahun 2025.

Menurutnya, yang hadir pada malam penutupan adalah para finalis, artinya mereka sudah menjadi pemenang dari setiap kompetisi.
“Namun, malam ini kita menentukan juara 1, 2, dan 3 dari tiap-tiap kompetisi. Melihat keberhasilan tahun ini, bukan tidak mungkin IPEC ke depan bisa ditingkatkan ke level internasional, dengan menghadirkan juri dari luar negeri yang ahli di bidang masing-masing,” lanjutnya.
Ia juga menambahkan bahwa melalui IPEC 2, secara tidak langsung Polimdo telah memperkenalkan diri ke tingkat nasional.
“Baik mahasiswa maupun dosen dari berbagai daerah kini tahu tentang perkembangan Polimdo di bawah kepemimpinan Direktur kami, Dra. Mareyke Alelo, MBA. Banyak capaian yang telah diraih, termasuk perubahan-perubahan besar yang membedakan Polimdo dari kampus lain,” jelasnya.
Tak hanya soal kompetisi, IPEC 2 juga diisi dengan seminar bertema Green Campus, sejalan dengan misi Polimdo dalam mengembangkan lingkungan belajar yang berkelanjutan.
“Ada juga bidang-bidang seperti Based Learning, Pitching Fettering, dan konsep Green Campus yang diperkenalkan. Ini menjadi bagian dari misi edukatif Polimdo dalam membangun kesadaran lingkungan di kalangan mahasiswa,” terangnya.
Lebih dari sekadar lomba, Ir. Rudolf menekankan bahwa nilai utama dari IPEC adalah membangun jejaring antarmahasiswa dari seluruh Indonesia.
“Ini bukan semata soal menang atau kalah, tapi bagaimana mahasiswa bisa saling mengenal, memahami budaya satu sama lain, dan mahasiswa Polimdo yang menjadi panitia pun belajar mengelola event berskala besar. Apalagi, ILO-ILO (liaison Officer) yang digunakan juga merupakan hasil kerja sama mahasiswa dan dosen Polimdo.”

Sementara itu, Direktur Polimdo, Dra. Mareyke Alelo, MBA, melalui Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan, Selvie Kalele, SE., M.Si., menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Polimdo sebagai tuan rumah IPEC 2.
“Bagi kami, ini sebuah kehormatan bisa menjadi tuan rumah. Tak lama lagi kita akan mendengarkan pengumuman pemenang. Meski tidak semua menjadi juara, pengalaman yang diperoleh sangat berharga,” ujarnya.
Selvie juga menekankan pentingnya proses dan pengalaman yang didapat mahasiswa selama mengikuti kegiatan ini.
“Meski tidak mendapat medali, kehadiran di malam ini adalah hadiah mahal dari pimpinan kampus untuk mahasiswa, sebagai ajang pembelajaran langsung di lapangan,” ungkap akademisi dari Jurusan Pariwisata ini.

Pimpinan Bakorma, Wahyu Kurnia Dewanto, S.Kom., MT, dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak Polimdo.
“Terima kasih kepada Ibu Direktur dan jajaran pimpinan Polimdo atas fasilitas dan dukungan penuh sehingga IPEC 2 bisa berjalan lancar. Juga kepada para juri dan dewan juri, kami sangat menghargai kontribusinya,” tuturnya.

Salah satu peserta dari PKN STAN, Felicia Maharani, mengungkapkan kesan positif terhadap pelayanan yang diberikan oleh Polimdo selama ajang berlangsung.
“Dari kami tiba di bandara hingga pelaksanaan kompetisi, semua pelayanan sangat baik. Kami juga menikmati berbagai fasilitas kampus, termasuk Coffee Polimdo,” ucapnya.
Felicia yang mengikuti cabang lomba Poster Presentation ini juga menyatakan optimismenya terhadap hasil kompetisi.
“Kami optimis bisa memberikan hasil terbaik dalam lomba kali ini,” pungkasnya.
Begini hasil kompetisi IPEC 2 tahun 2025:





Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post