• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Jumat, Juni 5, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Politik

Cindy Wurangian Soroti Potensi WPR di Sulut, Tegaskan Bahaya IUP Masuk Lewat Celah RT/RW

by Meikel Eki Pontolondo
8 September 2025
in Politik
0
Wakil Ketua Pansus RT/RW, Cindy Wurangian. (foto: meikel/barta)

Wakil Ketua Pansus RT/RW, Cindy Wurangian. (foto: meikel/barta)

0
SHARES
52
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Wakil Ketua Pansus Ranperda RT/RW, Cindy Wurangian, mengulas secara tajam potensi Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Sulawesi Utara (Sulut). Hal ini disampaikannya dalam rapat di Ruang Serbaguna DPRD Sulut, Senin (8/09/2025).

“Kalau kita bicara soal potensi dan semuanya disetujui 100 persen, maka yang sebelumnya hanya dua puluh dua hektare, sekarang menjadi dua belas ribu hektare. Saya sangat setuju dengan ini, sejalan dengan visi Bapak Gubernur, di mana 141 blok ini dikunci, agar tidak ada lagi IUP (Izin Usaha Pertambangan) baru yang masuk ke Sulut,” tegas Cindy.

Ia menambahkan bahwa dalam konteks ini dirinya merasa tenang.
“WPR ini kan hanya dikelola oleh masyarakat Sulut, dan itu tidak masalah. Tapi yang saya bahas tadi bukan soal WPR,” ujarnya.

Menurut Cindy, yang menjadi persoalan adalah keluarnya IUP secara tiba-tiba untuk perusahaan tertentu.

“Yang saya permasalahkan adalah IUP yang tiba-tiba sudah keluar untuk perusahaan ABC dengan luas puluhan ribu hektare. Itu datang dari pusat, dan pintu masuknya kan dari RT/RW ini. Kalau tidak kita arsir (blokir), maka sangat mungkin IUP-IUP seperti itu tiba-tiba muncul,” terang Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulut ini.

Lebih lanjut, Cindy mengingatkan bahwa semua akses masuk IUP berasal dari dokumen RT/RW.

“Kalau semuanya sudah diarsir, dan dari 979 blok itu tetap bisa muncul IUP dari perusahaan-perusahaan misterius, maka ini sangat berbahaya. Kita jangan sampai memberikan data yang keliru kepada masyarakat. Kalau tidak, nanti Pak Gubernur bisa dicap sebagai pembohong. Karena awalnya dipresentasikan ada 232 blok dengan luas hampir 22 ribu hektare, tapi kenyataannya berkurang karena ini dan itu,” tegasnya.

Namun demikian, kata Cindy, semua penjelasan yang valid sudah disampaikan: bahwa wilayah yang disetujui kini tinggal 141 blok dengan luas hampir 12 ribu hektare.

“Sekali lagi, dari 979 blok, hanya dua belas ribu hektare yang dikeluarkan. Untuk WPR, masih banyak sisa. Mari kita pilah-pilah dengan cermat. Kita masih punya cukup waktu, karena dalam batang tubuh Ranperda ini hanya tersisa dua pasal. Mungkin bisa kita dedikasikan satu hari khusus untuk menelaah data-data pertambangan ini. Misalnya, dari 979 hektare itu, berapa luas untuk tambang pasir, berapa untuk batu, agar lebih jelas dan transparan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Pansus RT/RW Henry Walukow menyatakan bahwa pihaknya akan mengadakan rapat khusus guna mendalami persoalan wilayah pertambangan, baik yang dikelola masyarakat (WPR) maupun yang melalui jalur IUP. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: Cindy WurangianDPRD SulutRanperda RT/RW
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Angota DPRD Sulut, Henry Walukow. (foto; meikel/barta)

Ranperda RT/RW Hampir Final, Tinggal Tunggu Persetujuan Substansi

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Kado Idul Adha, PLN Tingkatkan Operasional Listrik Pulau Paku Jadi 18 Jam Sehari 5 Juni 2026
  • Salurkan “Gerobak Cahaya” dan Modal Kerja, YBM PLN UP3 Kotamobagu Berdayakan UMKM Lokal 5 Juni 2026
  • PLN Bangun Jalan Usaha Tani di Pohuwato, Sukses Pangkas Biaya Angkut Petani 5 Juni 2026
  • ASN Sitaro Nikmati Gaji Bulan Juni dan Gaji ke-13, Berikut Rinciannya 4 Juni 2026
  • Heronimus Makainas Temui Kementerian PPN/Bappenas Bahas Perencanaan Fasilitas Kesehatan 4 Juni 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In