Manado, Barta1.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyerahkan sejumlah sertipikat tanah kepada pemerintah daerah (pemda) dan lembaga keagamaan di Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (17/07/2025) lalu.
Menarik, ikut menerima penyerahan sertipikat tersebut adalah Bupati Kabupaten Kepulauan Sitaro, Chyntia Kalangit. Dimana bupati perempuan satu-satunya di Sulut yang terpilih pada Pilkada 2024 tersebut menerima 5 sertipikat hak pakai atas nama Pemkab Sitaro.
Menteri Nusron menegaskan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) di sektor pertanahan, khususnya dalam masa pemerintahan Presiden Prabowo.
“Prinsip kami, segala sesuatu yang jadi masalah harus diakhiri. Kita harus punya komitmen bahwa pada masa Pak Presiden Prabowo inilah, masalah-masalah sengketa pertanahan, masalah sertipikasi, harus selesai,” tegas Menteri Nusron dalam acara yang berlangsung di Wisma Negara Bumi Beringin, Kantor Gubernur Sulut.
Ia juga mengungkapkan, dari sekitar 70 juta hektare tanah di luar kawasan hutan (Areal Penggunaan Lain/APL) di Indonesia, sebanyak 55,5 juta hektarenya telah bersertipikat. Artinya, masih terdapat sekitar 14,5 juta hektare yang belum bersertipikat. Untuk itu, ia mengajak semua pihak, mulai dari gubernur, bupati, hingga tokoh masyarakat dan pemuka agama untuk berperan aktif.
“Kepada Bapak/Ibu Bupati, kalau sedang kumpul dengan kepala desa dan warga desa, tolong sampaikan juga (masyarakat) untuk datang ke ATR/BPN dan sertipikatkan tanahnya,” pesan Menteri Nusron. Kolaborasi ini jadi kunci dalam menyelesaikan pekerjaan besar sertipikasi tanah-tanah di Indonesia ini. “Sekali lagi mari kita kolaborasi dan bersinergi. Pemerintah tidak mungkin menyelesaikan masalah ini sendiri tanpa dukungan dari Pemda, masyarakat, dan seluruh stakeholder lainnya,” pungkas Menteri Nusron.
Sementara itu, Bupati Chyntia Kalangit menyampaikan terima kasih atas pemberian sertipikat tersebut. “Terima kasih buat Pak Menteri, Pak Gubernur dan Wakil Gubernur untuk pemberian sertipikat,” katanya.
Peliput: Agustinus Hari


Discussion about this post