Manado, Barta1.com – Kunjungan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), belum lama ini di Kantor Pertanahan Kota Manado memberikan angin segar untuk terus berbenah dalam pelayanan kepada masyarakat.
Isu strategis pelayanan di Kantor Pertanahan Kota Manado diantaranya jumlah permohonan dari masyarakat per hari rata-rata mencapai 100 berkas. Lalu banyaknya permohonan menyebabkan beberapa layanan terkesan lambat karena disaat bersamaan Kantor Pertanahan Kota Manado juga adalah Satuan Kerja Mandatory untuk penerapan kota lengkap, digitalisasi dan validasi data menuju sertipikat elektronik dan menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK). “Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap Layanan Pertanah di Kantah Kota Manado masih rendah,” ujar Menteri AHY dalam kunjungan itu ikut didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Pertanahan Manado, Raynolds Alex Mukau SE SH MH.
Sehingga kata dia perlu langkah-langkah strategis yang dilakukan dengan sejumlah Inovasi antara lain, LAHAN Manado yakni memudahkan masyarakat untuk akses formulir permohonan. Kemudian Antrian Online adalah memudahkan masyarakat untuk antrian pelayanan diloket. Ada jug LARI atau Layanan Roya Sehari. Dimana setiap Selasa layanan ROYA dilaksanakan dalam durasi kurang dari 2 jam.
Lalu Red Carpet, berupa layanan prioritas untuk masyarakat yang mengurus sendiri tanahnya. GRAP, atau Gerakan Antar Setipikat yakni layanan pengantaran produk sertipikat ke rumah masyarakat serta Digitalisasi Dokumen Manual menuju layanan elektronik (sertipikat elektronik).
Penulis : Agustinus Hari


Discussion about this post