• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Minggu, Juli 12, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

Renungan Kristen Rabu 3 April 2024: Jangan Takut, Kristus Sudah Bangkit

by Agustinus Hari
3 April 2024
in Edukasi
0
Renungan Kristen Rabu 3 April 2024: Jangan Takut, Kristus Sudah Bangkit

Ilustrasi renungan Kristen. (foto: istimewa)

0
SHARES
274
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Dalam renungan Kristen pada Rabu, 3 April 2024 diberi judul: Jangan Takut, Kristus Sudah Bangkit sesuai bacaan Matius 28:5-6.

Gempa bumi yang hebat diikuti turunnya malaikat Tuhan dari langit secara tiba-tiba, sangat mengejutkan semua orang di sekitar kubur Yesus. Apalagi kemudian disusul turunnya malaikat Tuhan dari langit kemudian menggulingkan batu yang menutup kubur Yesus lalu duduk di atasnya. Baik Maria Magdalena dan Maria yang lain maupun para pengawal atau prajurit Romawi, ketakutan. Para prajurit sangat gentar dan pucat seperti orang mati. Mereka juga kaget, bingung dan tidak mengerti dengan apa yang terjadi.

Malaikat Tuhan tentu tahu apa yang dialami dan dirasakan secara khusus oleh Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus, Salome. Karena peristiwa ini tak dalam pikiran atau perkiraan mereka. Apalagi para perempuan itu memang bermaksud hanya menjenguk mayat Yesus dan merempah-rempahi mayat-Nya. Yang terjadi ternyata sebaliknya. Batu besar sebagai pintu kubur Yesus terguling. Mayat Yesus sudah tidak ada. Itulah yang membuat perasaan mereka kacau, heran tapi tak berdaya. Antara takut dan bahagia. Malaikat Tuhan tahu itu.

Kepada perempuan-perempuan itu, Malaikat Tuhan mengatakan jangan takut. Karena sesungguhnya itu adalah kabar gembira sekaligus kabar baik, bahwa Yesus sudah bangkit. Yesus yang mereka cari tidak mati. Kuasa kematian telah dimatikan oleh Yesus dalam kebangkitan-Nya dari antara orang mati, pada hari ketiga sesudah kematian-Nya. Yesus yang disalibkan dan mati dikubur, hidup kembali. Dia sudah bangkit mengalahkan maut. Kubur telah kosong. Karena Yesus sudah hidup kembali. Dia sudah bangkit seperti yang Dia jelaskan kepada semua orang. Bahwa Dia akan mati, namun pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati.

Malaikat mengatakan jangan takut. Sebab kubur kosong itu tandanya Yesus sudah tidak ada di situ. Yesus sudah bangkit. Itulah yang berulang-ulang Dia sampaikan kepada para murid-Nya dan orang banyak. Yesus juga sudah mengajarkan bahwa Dia memang akan menderita sengsara, disalib, mati dan dikuburkan. Namun, tidak cuma sampai di situ. Justeru lanjutannya yang paling penting dari segalanya, yakni kebangkitan-Nya.

Ketika para perempuan mendengar itu, bersukacitalah mereka. Mereka sangat berbahagia dan terharu dengan kabar bahwa Yesus sudah bangkit. Jadi, makna dari “jangan takut,” adalah karena kebangkitan Yesus menghilangkan rasa takut. Karena kebangkitan Kristus adalah kemenangan bagi semua orang percaya. Juga sebagai jaminan kehidupan yang penuh berkat, aman, nyaman dan tenang di bumi serta selamat bahagia di sorga mulia bersama-Nya. Inilah yang melenyapkan rasa takut kita, karena Kristus sudah bangkit.

Hal yang lebih penting lagi adalah, kemenangan atas kebangkitan Kristus ini bukanlah untuk Kristus. Tetapi untuk kita. Kristus adalah Tuhan, maka dengan sendiri-Nya Dia adalah Sumber dan pemilik Kemenangan. Jadi, kemenangan Kristus terutama adalah kemenangan untuk umat manusia. Itulah sebabnya, malaikat Tuhan mengatakan jangan takut. Sebab Tuhan sudah menjamin kehidupan kita, asal kita bertobat dan mau hidup sesuai kehendak-Nya, sehingga kita menikmati kemenangan dalam kebangkitan Kristus.

Kita patut bersyukur memiliki Allah yang hidup. Karena kasih-Nya yang besar, agung dan sempurna, Dia rela turun menjadi manusia, turut merasakan penderitaan sebagai manusia biasa. Dia rela disiksa, dianiaya bahkan disalib, sampai mati dan dikuburkan. Namun kuasa maut tidak menguasai-Nya. Karena Dia bangkit dari kematian-Nya, mematikan kuasa kematian, dan menjadikan hidup kita lebih hidup lagi. Bahkan lebih dari hidup. Karena dengan kebangkitan-Nya, kita bukan hanya menikmati hidup yang sementara di dunia, tetapi akan memiliki hidup yang tidak akan mati lagi bersama-Nya dalam kekekalan. Itulah keuntungan yang melebihi apapun juga jika kita memiliki Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita.

Demikian firman Tuhan hari ini: Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: “Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring, (ayat 5-6).

Tuhan Yesus telah melakukan segalanya untuk kebaikan kita. Dia rela menyerahkan nyawa-Nya untuk keselamatan kita. Tetapi Dia bangkit dari antara orang mati untuk memenangkan dan menenangkan umat manusia yang percaya pada-Nya.

Sebagai umat yang paling beruntung (karena memiliki Yesus sebagai Tuhan), kita harus hidup berkenan dan menyenangkan Tuhan. Lakukan yang baik, wujudkan kasih. Jangan takut. Sesungguhnya hidup kita aman, nyaman dan damai dalam naungan kepakkan kasih sayang-Nya yang sempurna. Karena Tuhan Yesus sangat mengasihi kita. Terpujilah nama Kristus selamanya, amin.

Penulis : Agustinus Hari
Sumber : RHK GMIM

Barta1.Com
Tags: Kristus bangkitRabu 3 April 2024Renungan KristenRHK GMIMTuhan Yesus
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Idola Mahasiswa dan Alumni, Selangkah Lagi Ferry Liando Pimpin FISIP Unsrat Manado

Idola Mahasiswa dan Alumni, Selangkah Lagi Ferry Liando Pimpin FISIP Unsrat Manado

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Resmi Dikukuhkan, Ini Formasi Lengkap Pengurus FPTI Kota Manado Periode 2026–2030 11 Juli 2026
  • DLH Bitung Bersihkan TPS Liar di Perum Korea Manembo-nembo Atas 11 Juli 2026
  • IAI Sulut Gelar PPL Bahas PP Nomor 20 Tahun 2026, Perkuat Literasi Pajak dan Profesionalisme Akuntan 11 Juli 2026
  • Makainas Pimpin Rapat Pemantapan Kejuaraan Sepak Bola Bupati Cup 2026 10 Juli 2026
  • LP-KPK dan Perumda Pasar Bitung Sepakat Kolaborasi Wujudkan Perusahaan Publik yang Bersih 10 Juli 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In