• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

Renungan Kristen 27 Januari 2024: Rencana Tuhan di Balik Penderitaan

by Agustinus Hari
27 Januari 2024
in Edukasi
0
Renungan Kristen 27 Januari 2024: Rencana Tuhan di Balik Penderitaan

Renungan Kristen. (foto: istimewa)

0
SHARES
156
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Dalam Renungan Kristen hari ini Sabtu 27 Januari 2024 dengan judul Rencana Tuhan di Balik Penderitaan sesuai bacaan Alkitab Kisah Para Rasul 25:12.

Rasul Paulus sungguh menanggung beban berat. Dia harus membayar harga untuk panggilannya sebagai hamba dan penginjil Kristus yang taat. Dia banyak menderita. Termasuk difitnah, dihina, dipenjara hingga diancam dibunuh. Menerima dan menjawab panggilan Kristus sebagai hamba yang setia, tidak berarti semuanya baik-baik saja. Ternyata dia harus melewati beban yang berat. Terutama datang dari kalangan orang Yahudi, saudara sebangsanya sendiri bahkan pemuka agama yang seharusnya jadi teladan dan mendukung dia dalam mengabarkan Injil.

Tetapi dia tidak menyerah. Dia tetap mempertahankan diri hidup setia dan taat memberitakan Injil. Walaupun terus ditekan, diserang, diancam, dipenjara sekalipun dia tidak melakukan kesalahan sedikitpun, malah melakukan kebenaran dan kebaikan, Paulus tidak mempersalahkan Tuhan. Dia menerima dan menjalani semua proses itu dengan tetap menyampaikan suara kenabian, menegakkan keadilan dan kebenaran tanpa takut dan gentar.

Menghadapi dakwaan dan tuntutan hukuman mati tanpa dasar dari imam-imam kepala dan tua-tua Yahudi, Paulus tetap tabah menjalaninya. Sebenarnya, tuntutan mereka itu tidak masuk akal, tidak mendasar dan memang tidak dapat dibuktikan. Mereka memaksakan kehendak mendakwa mati dia hanya karena iri, dengki, sirik, tapi juga ketamakan dan keserakahan. Paulus menentang mereka. Preskius Festus yang pengadilannya masih mengambil hati para pemuka agama itu juga ditentang oleh Paulus. Paulus minta dia mengadili dengan adil dan benar, tanpa memihak. Tetapi karena Paulus mengajukan banding kepada Kaisar, maka proses hukum itu dilanjutkan di hadapan Kaisar, di pengadilan Roma.

Paulus pun ke sana. Padahal, sebenarnya menurut raja Agripa dan Festus, perkaranya itu tidak perlu banding ke kaisar, karena seharusnya sudah bisa diputuskan di tingkat wali negeri atau gubernur (Festus). Tetapi karena Paulus menggunakan haknya sebagai warga kekaisaran Romawi untuk naik banding kepada Kaisar, sehingga mau tidak mau kasus itu harus dilanjutkan prosesnya di Roma. Dia harus menjalani semua proses itu dan tetap harus di penjara, di Roma.

Jadi sebenarnya dia tidak perlu ke Roma. Kasusnya bisa selesai di tingkat Festus maupun Agripa. Tetapi, Paulus harus ke Roma dengan cara itu dan masuk penjara, semuanya demi Injil. Dia harus menjalani misi Allah di sana, dari dalam penjara. Sebab dari balik jeruji besi itulah Injil Kristus diberitakan secara dahsyat ke seluruh bumi. Jadi, tidak kebetulan apa yang dialami oleh Paulus. Semuanya sepengetahuan atau seizin bahkan dalam rancangan Allah.

Sebab Tuhan telah berfirman sebelumnya kepada Paulus tentang hal ini. Dalam Kisah 23:11, firman Tuhan berbunyi: Pada malam berikutnya Tuhan datang berdiri di sisinya dan berkata kepadanya: “Kuatkanlah hatimu, sebab sebagaimana engkau dengan berani telah bersaksi tentang Aku di Yerusalem, demikian jugalah hendaknya engkau pergi bersaksi di Roma.”

Jadi semuanya ada dalam rancangan Tuhan yang dahsyat, heran dan luar biasa. Paulus memang dipenjara. Tetapi terali besi tak mampu membendung gelegar gema Injil Kristus yang nyaring terdengar. Kokohnya dinding dan jeruji besi penjara tak mampu menahan atau membendung kedahsyatan suara Injil yang menyebar ke segala penjuru dunia, yang terutama dimotori oleh Paulus. Banyak di antaranya dimulai dari penjara.

Maka ketika Festus dan Agripa menyampaikan dia harus naik banding ke Roma, maka tanpa tedeng aling-aling dia langsung berangkat ke Roma dengan pengawalan kepala pasukan. Semangat pantang menyerah mengiringi perjalanannya menuju Roma. Sebab dia sangat yakin, Tuhan Yesus sekali-kali tak akan membiarkannya sendirian. Dia pasti menyertai dan memberkati Paulus menuju Roma dan menghadapi proses yang harus dia jalani dalam ketaatan kepada Tuhan.

Demikian firman Tuhan hari ini: Setelah berunding dengan anggota-anggota pengadilan, Festus menjawab: “Engkau telah naik banding kepada Kaisar, jadi engkau harus pergi menghadap Kaisar, (ay 12).

Paulus selalu melihat setiap persoalan yang terjadi dalam hidupnya sesuai proses Tuhan. Dia sangat yakin bahwa apa yang dia alami karena Tuhan akan memakainya untuk mengerjakan misi Allah yang mulia bagi bumi ini.

Itulah yang terjadi. Injil Allah diberitakan di balik penderitaan dan kesengsaraan Paulus. Sehingga dari semuanya, nama Tuhan dimuliakan. Kita pasti diberkati-Nya selalu dalam segala hal, amin.

Penulis : Agustinus Hari
Sumber : RHK GMIM

Barta1.Com
Tags: AlkitabKristusRenungan KristenRHK GMIMSabtu 27 Januari 2024TuhanYesus
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Foto: Musrenbang Tabukan Tengah 2025. (Dok. Istimewa)

Kepala Dinas Kominfo Sangihe Berpartisipasi Aktif dalam Musrenbang Tabukan Tengah 2025

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Dari Bibit Tomat hingga Rafting: Cara KMPA Tansa Rayakan Hari Bumi di Manado 19 April 2026
  • IKA Polimdo: Larangan Vape adalah Investasi Kesehatan Mahasiswa 19 April 2026
  • Kakanwil Kemenkumham Sulut Temui Gubernur Yulius Selvanus, Bahas Harmonisasi Ranpergub 19 April 2026
  • Mencari Grand Master Masa Depan dari Sulawesi Utara 19 April 2026
  • Pecatur Muda Memukau dan Ukir Prestasi di BNNP Sulut Cup 2026 18 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In