Manado, Barta1.com — Pasangan Calon Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) nomor urut satu Christiany Eugenia Paruntu (CEP) mengklaim, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) adalah yang terbaik di Provins Sulut.
“IPM terbaik ada di Minahasa Selatan,” ujar CEP dalam Debat Publik Tahap II Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Pemilihan 2020, yang berlangsung Rabu (11/11/2020) di Hotel Mercure Tateli, Kabupaten Minahasa.
Badan Pusat Statistik dalam situs resminya mendefiniskan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengukur capaian pembangunan manusia berbasis sejumlah komponen dasar kualitas hidup. Sebagai ukuran kualitas hidup, IPM dibangun melalui pendekatan tiga dimensi dasar. Dimensi tersebut mencakup umur panjang dan sehat; pengetahuan, dan kehidupan yang layak. Ketiga dimensi tersebut memiliki pengertian sangat luas karena terkait banyak faktor.
Untuk mengukur dimensi kesehatan, digunakan angka harapan hidup waktu lahir. Selanjutnya untuk mengukur dimensi pengetahuan digunakan gabungan indikator angka melek huruf dan rata-rata lama sekolah. Adapun untuk mengukur dimensi hidup layak digunakan indikator kemampuan daya beli masyarakat terhadap sejumlah kebutuhan pokok yang dilihat dari rata-rata besarnya pengeluaran per kapita sebagai pendekatan pendapatan yang mewakili capaian pembangunan untuk hidup layak.
Menanggapi ini, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Sam Ratulangi Magdalena Wullur menyatakan, Sesuai data BPS Sulut Tahun 2020, pada tahun 2015 IPM Kota Manado adalah yang tertinggi sebesar 77,32.
Pada tahun 2016 IPM Kota Manado ada pada tingkat tertinggi yaitu 77,59. Pada 2017, IPM Kota Manado masih yang tertinggi yakni sebesar 78,05. Pada 2018 IPM Kota Manado tetap yang tertinggi sebesar 78,41.
Untuk Kabupaten Minsel pada tahun 2015 ada pada 69,18 setelah Kabupaten Minahasa (73,59) dan Kabupaten Minahasa Utara (71,09).
Tahun 2016 IPM Minsel ada pada 69,97 setelah Kabupaten Minahasa (74,37) dan Kabupaten Minut (71,49 kemudian pada tahun 2017 IPM Kabupaten Minsel ada di 70,05 setelah Kabupaten Minahasa (74,59) dan Kabupaten Minut (7,2).
Pada tahun 2018 IPM Kabupaten Minsel sebesar 70,86 setelah Kabupaten Minahasa (74,97) dan Kabupaten Minut (73,05).
Pada tahun 2019 IPM Minsel masih dibawah Kabupaten Minahasa (75,47) dan Kabupaten Minut (73,95) yakni sebesar 71,68.
“Jadi, kesimpulanya, tidak benar jika dikatakan IPM Kabupaten Minsel adalah yang tertinggi di tanah Minahasa sekalipun,” ujar Magdalena. (*)
Editor: Ady Putong
Konten ini hasil kerja tim cek fakta dari sejumlah media yang tergabung dalam Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulut.


Discussion about this post