Minut, Barta1.com – Pilkada Minahasa Utara yang awalnya diprediksi diikuti pasangan PDIP lawan kotak kotak, akhirnya buyar.
Nyatanya, pasangan Shintia Gelly Rumumpe (SGR) dan Netty Agnes Pantow (NAP) yang diusung Partai Nasdem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menyatu dan melangkah pasti.
Target kemenangan pun langsung dipatok untuk mendukung suara mayoritas dalam pilkada yang dihelat serentak pada 9 Desember 2020 mendatang. “Kita mengusung kemenangan,” ujar Wakil Sekretaris DPW Partai NasDem Sulut, Christian Yokung, Jumat (4/9/2020).
Bukan mendahului tetapi target 100 persen kemenangan adalah target yang harus dicapai. Sebab, Partai Nasdem dan PKB telah mempersembahkan kemenangan rakyat Minut untuk berpesta demokrasi. “Bukti nyata adalah patahnya wacana kotak kosong. Sehingga bukan mustahil kemenangan mutlak juga bisa dicapai,” kata Yokung.
Netty Agnes Pantouw (NAP) yang dihubungi terpisah, terlihat sangat optimis. “Saya mohon dukungan warga Minut,” ujar Anggota DPRD Sulut dari Partai Demokrat.
Kekuatan SGR-NAP bakal jadi lawan tangguh. Dilihat dari kursi di DPRD Minut, Partai Nadem memiliki 5 kursi, sedangkan Partai Demokrat 4 kursi dan PKB 1 kursi. Total 9 kursi, jaminan kekuatan mereka.
Kekuatan SGR cukup berpengaruh, mengingat jaringan ibunya, Vonny Aneke Panambunan (VAP) sebagai Bupati Minut 2 periode. SGR pada legislatif 2019 memperoleh suara sebanyak 2.591.
Sementara NAP, pada pilcaleg Dapil Minut-Bitung memperoleh 8.238 suara. Sehingga suara tersebut NAP kembali lagi duduk untuk ketiga kalinya di DPRD Sulut.
Peliput : Meikel Pontolondo


Discussion about this post