• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Mei 16, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Menyelami Laut Talise, Menembus Belantara Jakarta

by Redaksi Barta1
11 Agustus 2020
in Fokus, Opini
0
Lukisan “AKU KAMU” Karya John Semuel

Lukisan “AKU KAMU” Karya John Semuel

0
SHARES
400
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Uche Ismail

Lama aku tidak bersentuhan dengan karya-karya John Semuel. Ada sekitar 25 tahun aku lalai menjadi penyaksi dalam perjalanan proses penciptaan karya seni lukisnya. Kini, kerinduan menatap dan menikmati karya-karya John Semuel sudah terobati, setelah John Semuel dan Fadjar Sahante menggelar Pemeran Lukisan di BALAI BUDAYA JAKARTA, 23 sampai 28 Juni 2018 lalu. Dan pameran itu bertajuk #2MINAHASA MENEMBUS BATAS, menampilkan energy baru dari John Semuel.

Jika pada tahun 1990 silam, John banyak melahirkan karya-karya dengan latar laut, perahu, dan ikan tanpa daya, tanpa kekuatan, dan tanpa gizi. Ikan-ikan yang tinggal tulang belulang membisu dalam senyap dan kaku. Kali ini, walau John masih setia dengan objek ikan dalam garapan karyanya. Tapi, ikan yang berdaya, ikan yang hidup. Ikan yang memiliki daya juang. Ikan yang tidak pasrah begitu saja pada takdir. Ikan yang tidak membiarkan dirinya mati atau dimatikan.

Juga, ikan-ikan yang penuh cinta dan kasih sayang. Tidak ada lagi ikan-ikan yang tinggal tulang belulang, ikan-ikan yang tidak berdaya dan kekurangan gizi.

Seperti yang terlihat dalam karya John yang berjudul AKU KAMU (akrilik di atas kanvas, 100 X 90 cm), yang dibuat pada tahun 2018. Walaupun mulut ikan tersebut sudah terjerat mata kail (gomala), dia masih terus berusaha untuk melepaskan diri dari jeratan tersebut. Ikan yang memiliki tubuh besar itu terus berontak.

Pada karya yang diberi label KEMESRAAN (akirilik di atas kanvas, 100 X 90 cm), yang dihasilkan pada tahun 2018, menebarkan cinta kasih antara sesama, dengan “libido” yang senyap dan syahdu. Ciuman yang hangat dan penuh cinta. Seperti mahluk-mahluk hidup lainnya. Ikan-ikan itu, bercinta dalam damai.

Lompatan John Semuel kali ini, bukan hanya terletak pada ikan-ikan yang lebih memiliki daya. Tapi juga, keberanian menyampaikan kritik, baik itu kepada masyarakat maupun kepada pemerintah. Kritik yang disampaikan John menyangkut kebersihan laut.

Baca juga: Seri Biografi Pelukis Sulut: John Willem Semuel

John geram melihat sampah-sampah yang bergentayangan di laut Talise. Dia “marah” kepada masyarakat yang senang membuang sampah ke laut. Dia marah kepada pemerintahn yang lalai atau lamban mengatasi masalah sampah di laut.

Laut bagi John, adalah sumber kehidupan manusia. Maka, tidak boleh dikotori dengan sampah dengan alasan apapun.

Kritik tersebut disampaikan John lewat karyanya yang berjudul MENUJU KEMENANGAN (akrilik di atas kanvas, 100 X 360, cm, 4 panel). Seekor ikan tindarung berenang di laut yang penuh sampah, hingga tubuh ikan tindarung itu, juga dipenuhi sampah.

Miris memang melihatnya. Di satu sisi, pemerintah, lewat Dinas Pariwisata banyak “menjual” objek wisata laut dan pantai, tapi di sisi lain, masyarakat dan Dinas Kebersihan kurang tanggap dalam menjaga kebersihan laut dan pantai.

Sebagai mantan Kepala DesaTalise, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut), wajar jika John marah melihat fenomena tersebut.

Secara objek, memang terlihat John hanya berkutat pada laut dan ikan. Tapi pada teknis penggarapan dan daya ucap, John telah melompat jauh ke depan. Lompatan John tersebut, tentunya tidak lepas dari rangsangan, desakan, dan dorongan sang Kurator, Yusuf Susilo Hartono (YSH).

John yang lama tidak melukis karena kesibukannya menjadi Kepala Desa, dan ingin kembali melukis setelah tujuh tahun menjadi abdi masyarakat, sempat kehilangan jalan, yang mengakibatkan John tersesat jauh ke alam abstrak. Alam yang tidak pernah digaulinya. YSH, menunjukkan John jalan pulang, jalan menuju kebenaran.

Sebagai Kurator, YSH tidak hanya memilih karya-karya John yang layak dtampilkan dalam Pameran Lukis #2 MINAHASA MENEMBUS BATAS. Tapi, juga melakukan dialog kreatif yang berlangsung terus menerus selama John berproses melahirkan karya-karyanya. YSH membongkar struktur berfikir John Semuel, dan “meracuni” John dengan ide, gagasan, dan konsep baru. Sehingga lahirlah John Semuel yang baru. Yang lebih berdaya dan lebih tangguh. (***)

Uche Ismail adalah dramawan dan pemerhati seni asal Manado, kini mukim di Jakarta.

Barta1.Com
Tags: Balai Budaya JakartaFadjar SahanteJohn semuellukisanUche Ismail
ADVERTISEMENT
Redaksi Barta1

Redaksi Barta1

Next Post
Terbang Semarak Merah Putih 10 Penerjun di Langit Manado

Terbang Semarak Merah Putih 10 Penerjun di Langit Manado

Discussion about this post

Berita Terkini

  • 13 Tahun Putusan MK.35: Negara Masih Ingkar terhadap Hak-Hak Masyarakat Adat 16 Mei 2026
  • Dukungan Modal Usaha Dorong Pemberdayaan UMKM di Gorontalo 16 Mei 2026
  • Daya 66.000 VA Menyala di Melonguane, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Beranda Utara NKRI 16 Mei 2026
  • Meningkatkan Akses Desa, Bantuan TJSL Wujudkan Jalan Paving di Tempang Dua 16 Mei 2026
  • PLN UID Suluttenggo Pastikan Kelistrikan Andal Saat Kunjungan Presiden Prabowo di Gorontalo 16 Mei 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In