• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Kultur

Menghayati Sapardi Djoko Damono, dan Sajak Indahnya

by Agustinus Hari
19 Juli 2020
in Kultur, Sastra
0
Menghayati Sapardi Djoko Damono, dan Sajak Indahnya

Penyair Sapardi Djoko Damono. (foto: istimewa)

137
SHARES
299
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dunia kesusastraan tanah air berduka. Telah meninggal dunia penyair, kritikus Sastra terkemuka Indonesia, Sapardi Djoko Damono sesudah menjalani perawatan di rumah sakit bilangan Bumi Serpong Damai (BSD) Jakarta, Minggu (19/7/2020) pagi tadi.

Ia banyak dikenal melalui karyanya yang membuming luas melalui antologi puisi Hujan Bulan Juni yang pertama kali dipublikasikannya pada tahun 1980-an dan diterbitkan kembali 102 puisi yang ditulis dalam kurun tahun 1964 hingga 1994 oleh penerbit Grasindo 1994.

Tulisan-tulisannya telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, termasuk Hujan Bulan Juni yang sudah diterjemahkan ke bahasa Inggris, Jepang, Arab, dan Mandarin. Sajaknya juga sangat diminati kawula muda, hal demikian terungkap jelas banyak yang mencomot digunakan dalam sablon baju seperti “yang fana adalah waktu, kita abadi”.

Bagi saya sendiri keindahan dalam sajak-sajak Sapardi Djoko Damono (SDD) adalah konfigurasi bahasa yang ia ciptakan begitu sederhana dan memberi ruang tersendiri bagi pembaca.

Penyair dan cerpenis nasional Isbedy Stiawan ZS mengatakan, “kesederhanaan itu, juga seperti dalam puisi-puisinya. Tetapi tersimpan makna yang amat dalam,” kata Isbedy ketika mengungkap kesederhanaan sosok Sapardi Djoko Damono, dikutip dari Republika.co.id. Meski demikian bagi Sapardi sendiri, membaca sajak adalah menghayati bukan memahami.

Berikut beberapa petikkan sajak menyentuh karya Sapardi Djoko Damono:

Dalam Doaku
Akun mencintaimu.
Itu sebabnya aku takkan pernah selesai
Mendoakan
Keselamatanmu……..(1989: Hujan Bulan Juni)

Aku Ingin

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
Dengan kata yang tak sempat diucapkan
Kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Yang Fana adalah Waktu

Yang fana adalah waktu. Kita abadi.
Memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga
sampai pada suatu hari nanti
kita lupa untuk apa.
“tapi, yang fana adalah waktu bukan?”
Tanyamu. Kita abadi.

Hujan Bulan Juni

Tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga
Itu

Tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan juni
Dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan
Itu

Tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu

Sapardi Djoko Damono, lahir di Solo Jawa tengah 20 Maret 1940. Pendidikan terakhir Doktor Sastra Universitas Indonesia. Sejumlah penghargaan diberikan kepadanya antara lain, Hadiah Seni dari Pemerintah Indonesia (1990), Anugerah Puisi Putra dari Malaysia (1984), SEA-Write Award dari Thailand (1986), Kalyana Kretya Menristek (1995), Life-time achievement award Indonesia Institute tahu 2003 dan Akademi Jakarta tahun 2012.

Meski menulis begitu banyak sajak-sajak yang menarik dan diminati banyak orang, Sapardi mengangaku bahwa sajak yang paling bagus menurutnya belum pernah ditulisnya. “nggak, sajak saya yang paling bagus ya belum saya tulis. Artinya, saya akan terus menulis. Kalau sudah enggak kuat, yah sudah…..” ungkapnya lewat Koran TEMPO edisi 11 Februari 2017 silam.

Selamat jalan Sapardi Djoko Damono…

Penulis : Rendy Saselah

Barta1.Com
Tags: kritikus Sastra terkemuka Indonesiasapardi djoko damomo
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
2 Hari Hilang, Basarnas Manado Temukan Warga Bailang Telah Meninggal

2 Hari Hilang, Basarnas Manado Temukan Warga Bailang Telah Meninggal

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Kantor Pertanahan Sangihe dan BRI Tahuna Perkuat Sinergi Lewat Senam Zumba 24 Oktober 2026
  • LPS Gelar FINLAB di Polimdo, Dorong Mahasiswa Melek Literasi dan Inklusi Keuangan 24 Oktober 2026
  • Dosen Polimdo Manfaatkan Oli Bekas untuk Operasikan Mesin Pirolisis, Olah 20 Kg Sampah Plastik Jadi 15 Liter Minyak 23 Oktober 2026
  • Dosen Polimdo Ini Kembangkan Mesin Pirolisis, Sampah Plastik Diolah Menjadi BBM hingga Bahan Aspal 23 Oktober 2026
  • Ketua Komisi Yudisial Dorong Kantor Penghubung jadi Perwakilan Daerah hingga Penguatan Wewenang Kontrol Etik 23 Oktober 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In