Sitaro, Barta1.Com — Kiprah kaum perempuan di dunia politik masih perlu terus didorong, mengingat saat ini jumlah perempuan yang terjun di pencalonan legislatif relatif minim. Kekurangan ini menyebabkan peran kaum perempuan dalam kemajuan pembangunan seperti tidak meninggalkan jejak.
Hal itu diungkapkan oleh Sriyanti Bawole yang menyatakan maju dalam proses pencalegan untuk duduk di DPRD Kabupaten Sitaro. Minimnya jumlah perempuan yang maju dalam agenda demokrasi tersebut, amat disayangkan Sriyanti. Padahal kata dia, perempuan biasanya mengedepankan kecintaannya terhadap Sang Pencipta.
“Biasanya perempuan lebih takut dengan murkanya Allah, karena itu berikan perempuan kesempatan yang lebih luas lagi,” katanya pada Barta1 di Siau, baru-baru.
“Kalau setetes air bisa melubangi karang, itu bukan karena kekuatan air yang melubangi karang tersebut, tetapi kekuatan tetesan berkali-kali yang dapat membuat karang tersebut itu lubang,” ujar perempuan yang lahir 12 Oktober 1981 ini.
Sriyanti mengatakan pada akhirnya, memperbanyak jumlah Caleg perempuan memang penting untuk menjamin peluang keterpilihan di Pemilu 2019 mendatang.
“Dan jangan lupa yang terpenting juga ikut meningkatkan kualitas Caleg agar jumlah perempuan menjadi wakil rakyat di DPR menjadi lebih banyak,” tutup dia. (*)
Penulis: Albert P. Nalang

Discussion about this post