Sangihe, Barta1.com – Tim Verifikasi Kabupaten Sehat dan Kampung Sehat dari Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Dalam Negeri, didampingi Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Helmud Hontong SE menghadiri acara Deklarasi STOP Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Kampung Hesang, Kecamatan Tamako, Rabu, (18/9/2019).
STOP BABS merupakan salah satu point dari program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Hal itu merupakan pendekatan untuk mengubah perilaku hieginis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan dimana penyelenggaraan STBM bertujuan untuk mewujudkan perilaku masyarakat yang hieginis dan saniter secara mandiri dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya.
Kampung Hesang sendiri merupakan salah satu kampung di Kecamatan Tamako yang melaksanakan program gerakan STBM pada pilar pertama yaitu Stop BABS dan pelaksanaan nya sudah dilakukan semenjak tahun 2017.
Kapitalaung Kampung Hesang, Yeni Tely Mahengkeng menuturkan data yang diperoleh dari rapat pleno bersama tim verifikasi dan masyarakat di Kampung Hesang menunjukkan bahwa sudah tidak ada lagi masyarakat yang Buang air besar sembarangan.
“Dimana dari total 93 KK telah memiliki fasilitas jamban sehat permanen, semi permanen, sharing dan sederhana,” ungkap Yeni Mahengkeng.
Secara keseluruhan, Kampung Hesang dinilai siap untuk deklarasi STOP BABS. Kegiatan yang melibatkan banyak masyarakat Hesang ini mendapat respon positif dari Staf Kementerian Kesehatan RI, Lucky Aris Suryono SKM MKes.
Aris Suryono mengapresiasi pencapaian Sangihe sebagai satu-satunya Kabupaten Kepulauan yang berada pada tahapan tatanan tertinggi Wisnara di Indonesia.
“Sangihe mampu merubah wajah keterbatasan pulau terluar dan memberi contoh nyata untuk daerah kepulauan lainnya. Tujuan utama program kabupaten sehat yaitu untuk mewujudkan masyarakat yang aman, nyaman, bersih dan sehat,” tuturnya.
Kampung Hesang juga, melalui Perkumpulan Sadar Wisata Mehengke Nusa Sangihe telah memiliki Bank Sampah yang berfokus pada tata kelola lingkungan yang baik serta edukasi limbah berbasis masyarakat. Hal ini menjadi nilai tambah serta mendapat dukungan penuh dari Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post