• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Minggu, Mei 31, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

ASN Sangihe Kena Sanksi Netralitas, Ini Nama Mereka

by Agustinus Hari
22 Agustus 2019
in Daerah
0
ASN Sangihe Kena Sanksi Netralitas, Ini Nama Mereka

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Steven Lawendatu. (foto: rendy/barta1)

0
SHARES
88
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sangihe, Barta1.com – Undang-undang Nomor 5 tahun 2014 Pasal 12 menyebutkan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjalankan tugas dan fungsinya tanpa intervensi politik. Meski demikian, dalam helatan pesta demokrasi, masih ada saja oknum ASN terjebak dalam pusaran keterlibatan aktivitas politik secara langsung maupun tidak langsung.

Sejauh ini menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sangihe, Steven Lawendatu, sudah ada 3 orang ASN yang akan diberikan sanksi tingkat sedang, terkait pelanggaran netralitas ASN berdasarkan rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Tentu kata dia dalam waktu dekat ini akan diadakan rapat dengan Komite Integritas Pemerintah Daerah terkait rekomendasi penjatuhan sanksi.

“Jadi sanksi tingkat sedang mulai dari penundaan penaikan gaji berkala selama 3 tahun. Lalu penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 tahun, kemudin pembebasan dalam jabatan. Terhadap hal itu kami dari BKD Sangihe sudah mempersiapkan pelaksanaan agenda rapat terkait penjatuhan sanksi terhadap mereka,” jelasnya, Selasa (20/8/2019).

Lawendatu menambahkan tenggang waktu yang diberikan KASN soal pemberian sanksi itu adalah 14 hari setelah surat rekomendasi diterima, “Dari KASN diberi waktu 14 hari setelah surat diterima. Kita baru menerima minggu lalu, direncanakan dalam minggu ini paling lambat Selasa depan sudah ada rapat untuk pemberian sanksi. Untuk pemberian sanksi yang akan dijatuhkan lewat keputusan tim,” lanjutnya.

Komite Integrasi Pemerintah Daerah, menurutnya tidak hanya membahas pelanggaran netralitas ASN namun juga pelanggaran disiplin tidak masuk kerja. Dan saat ini menurutnya ada juga pelanggaran tidak masuk kerja yang sudah melebihi di atas 46 hari kerja, “Mereka berjumlah 2 orang. Karena keterbatasan anggaran komite, jadi akan dirampungkan satu kali ” ungkapnya.

Data yang diperoleh Barta1.com, bahwa pelanggaran netralitas ASN, perbulan Juni-Juli 2019, membuat Komisi Aparatur Sipil Negara telah mengeluarkan sedikitnya ada 7 nama yang direkomendasikan atas pelanggaran netralitas tersebut.

Nama-nama mereka antara lain, EP (Pegawai Kecamatan), MLJ (Kepala Sekolah), FM (Pegawai UPTD, PPD Sangihe, Talaud dan Sitaro), JJFM (Pegawai UPTD, PPD Sangihe, Talaud dan Sitaro), ELST (Pegawai UPTD, PPD Sangihe, Talaud dan Sitaro), VMP (Kepala Sekolah), dan EGS (Pegawai RSUD Liun Kendage Tahuna).

Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Sangihe, Junaidi Bawenti SHi, menjelaskan memang KSN telah menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu mengenai pelanggaran netralitas. Bawaslu kata Bawenti memiliki kewenangan untuk mengawasi pelaksanaan oleh pejabat pembina kepegawaian terhadap rekomendasi KASN.

“Jadi saya berharap dengan sanksi yang ditetapkan itu semoga kedepannya ASN bisa netral dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur 2020 nantinya,” ungkap Bawenti.

Penulis : Rendy Saselah

Barta1.Com
Tags: asn sangiheSteven Lawendatu
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Vicky Lumentut Mohon Maaf, Hadiah HAPSA Diserahkan 25 Agustus 2019

Vicky Lumentut Mohon Maaf, Hadiah HAPSA Diserahkan 25 Agustus 2019

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Menindaklanjuti Rekomendasi BPK RI, Pemda Talaud Ambil Langkah Kilat 31 Mei 2026
  • Perkuat Sinergitas, Plt Bupati Sitaro Antar Kepulangan Mensesneg saat Kunker di Sulut 30 Mei 2026
  • Dampingi Kunker, Kepala SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan Puji Mensesneg 30 Mei 2026
  • Pemkab Sangihe Kembali Raih Opini WTP, Pertahankan Tradisi Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel 29 Mei 2026
  • Pemkab Sitaro Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Ini Apresiasi Plt Bupati 29 Mei 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In