Manado, Barta1.com – Sukses tim besutan Herry Kiswanto melibas tamunya Persiba Balikpapan dalam laga pekan ke-4 Liga 2 di Stadion Klabat Manado, Minggu (7/7/2019) patut disyukuri.
Sayang di tengah euforia itu, tim kebanggaan Sulut ini terancam sanksi dari PSSI, sebagaiman tertuang dalam rilis yang dikirim manajemen Sulut United.
“Kemungkinan Sulut United menerima sanksi dari PSSI usai laga melawan Persiba Balikpapan, Minggu (7/7) di Stadion Klabat Manado,” ujar Sekretaris Tim Sulut United, Mohamad Ali Ridho melalui Lokal Media Officer, Harry Paat.
Dia mengatakan pelanggaran atas ancaman sanksi akibat adalah adanya oknum-oknum yang tidak berkepentingan memasuki area field of play (FOP). Kemudian adanya sesi wawancara di area FOP. “Sanksinya berupa denda Rp 30-50 juta,” katanya.
Ridho menyampaikan area FOP tidak bisa diakses oleh siapapun kecuali perangkat pertandingan. Tamu pun lanjut dia, hanya bisa masuk ke FOP saat momen hand shake sebelum kick off atau ruang ganti pemain jika diizinkan pengawas pertandingan (PP). Itu pun ditandai dengan ID Card VVIP Access dari PP.
Sedangkan ID Card VVIP Access maksimum disediakan PP masing-masing 5 buah untuk setiap tim. Lalu wawancara hanya bisa dilakukan di press conference room atau mixed zone di luar stadion. Dia pun berharap masalah ini mohon menjadi perhatian semua pihak. “Karena jika pelanggaran serupa terulang, denda akan berlaku kelipatannya,” pungkasnya.
Peliput : Agustinus Hari


Discussion about this post