Manado, Barta1.com – Dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat, tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Manado (Polimdo) melaksanakan kegiatan bertajuk “Implementasi Smart Surveillance System Menggunakan CCTV di Lingkungan SD GMIM 27 Manado”, Jumat (19/06/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan sistem keamanan sekolah melalui penerapan teknologi Smart Surveillance System berbasis Closed-Circuit Television (CCTV) sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga sekolah.

Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh tim dosen Polimdo yang diketuai oleh Stenly B. Dodie, S.H., M.H., dengan anggota Christopel H. Simanjuntak, S.T., M.Eng, Stieven N. Rumokoy, S.T., M.T serta teman-teman dosen dan mahasiswa turut berpartisipasi.

Melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu, tim menghadirkan solusi teknologi yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah dalam memanfaatkan teknologi informasi.

“Pelaksanaan kegiatan diawali dengan survei lapangan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan menentukan titik-titik strategis pemasangan kamera CCTV,” ungkap Stenly B Dodie.
Berdasarkan hasil survei tersebut, kata dia, tim melakukan instalasi perangkat CCTV pada beberapa lokasi penting, seperti pintu masuk sekolah, halaman, koridor, dan area yang memiliki mobilitas tinggi.
“Seluruh perangkat diintegrasikan dengan sistem perekaman digital sehingga memungkinkan proses pemantauan secara langsung (real-time) maupun peninjauan kembali rekaman ketika diperlukan,” ujarnya.
Selain melakukan instalasi perangkat, tambah dia, tim PKM juga memberikan pelatihan kepada kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan mengenai cara pengoperasian sistem, pemantauan melalui perangkat komputer maupun telepon pintar, pengelolaan data rekaman, serta prosedur perawatan perangkat CCTV.
“Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi pengguna sehingga sistem dapat dioperasikan dan dipelihara secara mandiri oleh pihak sekolah,” jelasnya.
Lanjut dia, bahwa penerapan Smart Surveillance System merupakan salah satu bentuk kontribusi Politeknik Negeri Manado dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi CCTV tidak hanya berfungsi sebagai alat pengawasan, tetapi juga menjadi upaya preventif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan mendukung proses belajar mengajar.
Sementara itu, Kepala SD GMIM 27 Manado, Sillia R. Liando, Spd.,M.Pd mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Kehadiran sistem CCTV dinilai memberikan manfaat nyata bagi sekolah karena mampu meningkatkan efektivitas pengawasan, memberikan rasa aman bagi peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan, sekaligus menjadi media evaluasi apabila terjadi suatu peristiwa di lingkungan sekolah.
Melalui implementasi Smart Surveillance System, SD GMIM 27 Manado kini memiliki fasilitas keamanan yang lebih modern dan terintegrasi. Keberadaan sistem ini diharapkan dapat meminimalkan potensi tindakan vandalisme, kehilangan aset sekolah, maupun berbagai gangguan keamanan lainnya, serta menumbuhkan budaya disiplin dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan sekolah.
Kegiatan PKM ini menjadi bukti nyata komitmen Politeknik Negeri Manado dalam mengimplementasikan hasil ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan dunia pendidikan, diharapkan inovasi seperti Smart Surveillance System dapat terus dikembangkan dan diterapkan pada berbagai institusi pendidikan lainnya guna mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, modern, dan berbasis teknologi. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post