Manado, Barta1.com – kademisi dari Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Manado (Polimdo) sukses menggelar kegiatan Pengabdian Berbasis Masyarakat (PBM) di Kantor Kelurahan Woloan 1 Utara pada Selasa, 9 Juni 2026.

Kegiatan ini mengusung tajuk “Pelatihan Implementasi SEO dan Sinkronisasi Brand Visual Untuk Konten Digital Terfokus Bagi Usaha Rumah Kayu Woloan”.

Program pengabdian ini diinisiasi oleh tim dosen Administrasi Bisnis Polimdo yang diketuai oleh Vekky Supit, SE., M.Si., dengan beranggotakan Arief Perdana Kumaat, SE., M.M., Immanuel Christian Pontorondo, S.H., M.H., dan Misael Aldo Walangitan, S.Pd., M.M. Agenda tersebut dihadiri oleh masyarakat pelaku usaha industri rumah kayu, pelaku UMKM setempat, serta keterlibatan aktif dari kalangan mahasiswa.

Ketua Pelaksana, Vekky Supit, SE., M.Si., menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memperkuat penetrasi pasar digital bagi produk unggulan lokal melalui pendekatan ilmu administrasi dan tata kelola bisnis modern.

Fokus utama pelatihan meliputi implementasi Search Engine Optimization (SEO) agar produk Woloan lebih mudah ditemukan di mesin pencari global, serta sinkronisasi brand visual menggunakan aplikasi editing modern guna menciptakan konten digital yang lebih terfokus dan profesional.
“Sebagai bagian dari civitas akademika Jurusan Administrasi Bisnis, kami bertanggung jawab untuk membekali pelaku usaha dengan strategi pemasaran digital yang tepat sasaran. Kami berharap lewat pelatihan ini, industri rumah kayu tradisional Woloan dan para pelaku UMKM di sekitarnya dapat naik kelas. Sinkronisasi identitas visual dan optimalisasi SEO menjadi kunci utama agar daya saing produk lokal kita semakin kuat di pasar digital,” ujar Vekky.
Kegiatan yang berlangsung interaktif di kantor kelurahan ini mendapat sambutan hangat dari warga. Melalui sinergi antara dosen Polimdo, pelaku usaha, dan mahasiswa, program ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan dan memperluas jangkauan pemasaran produk khas Tomohon hingga ke kancah internasional. (*)
Editor : Meikel Pontolondo


Discussion about this post