Gorontalo, Barta1.com – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo mengambil langkah masif dengan menggelar Apel Pasukan dan Peralatan secara serentak di seluruh Unit Layanan Pelanggan (ULP) pada Jumat (17/4/2026).
Langkah strategis ini dilakukan untuk mengaudit kesiapan personel serta standardisasi infrastruktur pendukung guna mengakselerasi kualitas pelayanan publik di Bumi Serambi Madinah. Kegiatan yang melibatkan jajaran manajerial hingga mitra kerja konstruksi kelistrikan ini menjadi garda terdepan dalam merespons kebutuhan energi masyarakat yang kian dinamis.
Fokus utama dari apel simultan ini adalah memastikan kesiapan teknis dalam percepatan layanan pasang baru, perubahan daya, serta optimalisasi pemeliharaan jaringan distribusi. Melalui pengecekan mendalam, PLN ingin menjamin bahwa setiap titik koordinat pelayanan memiliki performa yang setara.
Hal ini menjadi krusial mengingat sistem kelistrikan di wilayah Gorontalo merupakan bagian integral dari Interkoneksi Sistem Sulutgo (Sulawesi Utara-Gorontalo) yang menuntut stabilitas tinggi guna menghindari fluktuasi beban yang dapat mengganggu aktivitas pelanggan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menegaskan bahwa sinkronisasi di tingkat unit adalah kunci utama kepuasan pelanggan.
“Kegiatan yang dilakukan secara serentak di seluruh unit se-Gorontalo ini merupakan bukti bahwa PLN tidak mengenal standar yang berbeda-beda. Semua pelanggan, baik di pusat kota maupun pelosok, harus mendapatkan kecepatan layanan yang sama. Kami ingin memastikan setiap permintaan pelanggan dapat diselesaikan dengan durasi yang lebih singkat,” ungkap Usman.
Selain aspek kecepatan, Usman menyoroti penguatan infrastruktur ketenagalistrikan merupakan bentuk pertanggungjawaban nyata perusahaan kepada publik. Dengan dukungan pasokan daya yang mumpuni dari sistem interkoneksi, keandalan aliran listrik menjadi pondasi utama bagi pertumbuhan sektor industri dan UMKM di Gorontalo.
“Dengan personel yang kompeten dan peralatan yang andal, kita sedang membangun kepercayaan publik bahwa listrik PLN adalah motor penggerak ekonomi yang selalu siap sedia,” tegasnya.
Di sisi teknis, Manager PLN UP3 Gorontalo, Hardi, menjelaskan audit peralatan kerja dan Alat Pelindung Diri (APD) menjadi prioritas untuk menekan angka kecelakaan kerja melalui budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Standardisasi alat kerja mitra penyedia jasa konstruksi kelistrikan diperiksa secara detail guna memastikan setiap proses penyambungan energi ke rumah warga berjalan presisi. Langkah ini diambil untuk memastikan zero accident pada setiap operasional lapangan yang berisiko tinggi.
“Keselamatan manusia adalah prioritas tertinggi kami. Melalui pengecekan peralatan kerja secara detail di seluruh ULP hari ini, kami memastikan setiap petugas lapangan bekerja dengan alat yang laik operasi. Hal ini krusial agar pekerjaan penyambungan listrik ke rumah warga dapat berjalan lancar, aman bagi petugas, dan berkualitas bagi pelanggan,” jelas Hardi.
Lebih lanjut, Hardi menambahkan geliat ekonomi di Provinsi Gorontalo memerlukan respons energi yang lincah dan tanpa jeda. PLN berupaya meminimalisir gangguan teknis dengan melakukan pemeliharaan preventif pada gardu distribusi dan jaringan tegangan menengah secara berkala.
“Kami menyadari dinamika kebutuhan pelanggan saat ini menuntut kita untuk bergerak lebih lincah. Apel serentak ini adalah titik start bagi kami untuk mencapai target Zero Complain melalui pelayanan yang presisi dan cepat,” tambah dia. (**)
Editor: Ady Putong
Barta1.Com


Discussion about this post