Manado, Barta1.com — Ketua INAKOR Sulut, Rolly Wenas, menyoroti sikap anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Rhesa Waworuntu, yang sempat meninggalkan ruangan saat masyarakat menyampaikan aspirasi dalam rapat dengar pendapat (RDP) lintas komisi. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Serbaguna DPRD Sulut, Selasa (10/03/2026).
Dalam kesempatan itu, Rolly mengungkapkan kekecewaannya atas sikap sejumlah pihak yang meninggalkan forum saat aspirasi masyarakat tengah disampaikan.
“Coba bayangkan, ketika ada momentum seperti ini, lalu semua diam-diam meninggalkan ruangan dan membiarkan Bapak-Ibu yang hadir sendiri. Kira-kira nyaman atau tidak?” ujar Rolly di hadapan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulut Michaela Paruntu, Wakil Ketua Komisi IV Louis Carl Schramm, serta anggota Komisi II Ruslan Abdul Gani.
Rolly juga meminta pimpinan DPRD Provinsi Sulut untuk memberikan klarifikasi terkait salah satu anggota dewan yang meninggalkan jalannya RDP tersebut.
“Kalau memang tidak siap, sebaiknya tidak perlu datang, atau digantikan oleh yang benar-benar siap. Sikap seperti ini terkesan tidak sopan,” tegasnya.
Menjelang penutupan agenda RDP, Rhesa Waworuntu kembali ke ruangan dan menyampaikan permohonan maaf kepada para peserta rapat.
“Saya ingin meminta maaf kepada Bapak-Ibu yang hadir dalam RDP ini karena sempat menemui tamu. Beberapa hari ini saya juga sedang berdukacita. Hari ini baru sempat hadir, dan tadi harus menemui tamu di ruangan,” ujarnya.(*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post