SANGIHE, BARTA1.COM – Sebuah komitmen kuat terhadap keadilan datang dari dua tokoh berpengaruh di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Mereka menyatukan suara, menuntut pengusutan tuntas atas kematian Yus Dolongseda (65) yang meninggal dunia usai dianiaya oleh tetangganya sendiri, FT (30), pada Minggu, (27/7/2025).
Advokat kawakan Sulawesi Utara, Semmy Mananoma, yang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat di Kampung Kulur, menegaskan komitmennya untuk mengawal kasus ini. Ia menolak jika kasus ini dibiarkan berjalan senyap.
“Harapan kami jelas: penyidikan harus profesional, transparan, dan berkasnya segera sampai ke meja hijau di Pengadilan Negeri Tahuna, Ini adalah pertaruhan nama baik penegak hukum kita.” kata dia.
Semmy berharap penyidik bekerja secara terbuka dan tanpa intervensi, demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi hukum.
Dukungan senada datang dari pihak keluarga yang diwakili oleh Edmon Dolongseda. Sebagai Tokoh Pemuda Sangihe, Edmon berbicara bukan hanya sebagai keluarga korban, tetapi juga sebagai figur publik yang memahami pentingnya penegakan hukum yang adil.
Edmon yang saat ini menjabat sebagai Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Sangihe mendorong proses berjalan sebagaimana mestinya. Ia berharap proses keadilan dapat berjalan secepatnya.
“Kami, sebagai keluarga, sangat berharap pihak berwenang dapat segera menuntaskan kasus ini. Jangan biarkan kami menunggu terlalu lama untuk sebuah keadilan,” ujarnya.
Kematian Yus Dolongseda menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Dengan pengawalan dari tokoh masyarakat dan keluarga, kasus ini diharapkan menjadi contoh penanganan perkara yang profesional, menghadirkan ketenangan bagi keluarga korban dan kepastian hukum bagi masyarakat Sangihe.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post