Jeremia Greino Loho
Margaretha Rundengan
Iyam L. Dua
Politeknik Negeri Manado; Jl. Raya Politeknik, Manado, (0431) 8152121)
1 Jurusan Administrasi Bisnis, Politeknik Negeri Manado
2 Jurusan Administrasi Bisnis, Politeknik Negeri Manado
3 Jurusan Administrasi Bisnis, Politeknik Negeri Manado
1. Pendahuluan
Persaingan yang makin ketat menyebabkan kantor dituntut untuk mampu
meningkatkan daya saing dalam rangka menjaga kelangsungan hidup sebuah kantor, baik itu pemerintahan provinsi maupun kabupaten/kota. Dikarenakan sudah banyak masyarakat yang kurang puas dalam pelayanan di kantor-kantor pemerintahan baik
kantor pemerintahan.
Untuk itu, dalam upaya peningkatkan kinerja pegawai, maka dalam sebuah kantor harus menyediakan fasilitas yang sesuai dan memadai. Fasilitas kantor yang memadai, dapat mendorong pegawai untuk menyelesaikan tugasnya di kantor dengan tepat waktu dan dapat mendorong peningkatan kinerja pegawai. Dapat dilihat bahwa
fasilitas yang ada pada Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tomohon belum memadai untuk menunjang pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan oleh pegawai, di mana kurangnya fasilitas kantor, seperti peralatan dan perlengkapan kantor yaitu tidak tersedianya lemari arsip di
ruangan bidang pengendalian dan bidang promosi, meja dan kursi pegawai di tiap-tiap ruangan.
Bukan itu saja, melainkan beberapa perlengkapan seperti kertas cepat habis. Dan hal ini berdampak pada
pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan oleh pegawai, ada pun pekerjaan yang dilakukan oleh para pegawai yaitu pembuatan laporan pengawasan
penanaman modal, laporan kegiatan harian, mempersiapkan surat jalan sebelum turun ke pelaku-pelaku usaha penanaman modal di wilayah kota Tomohon.
Fasilitas kantor yang tidak memadai dapat menghambat kinerja pegawai, dan faktor –factor keberhasilan Kantor DPMPTSP Kota Tomohon dalam mencapai tujuannya. Untuk itu, Kantor DPMPTSP Kota Tomohon
harus lebih memperhatikan Fasilitas Kantor yang masih kurang agar dapat meningkatkan kinerja pegawainya.
2. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Untuk mengetahui bagaimana fasilitas kantor pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tomohon terhadap kinerja pegawai.
2. Untuk mengimplementasikan Fasilitas Kantor yang harusnya ada dalam
upaya peningkatan kembali kinerja pegawai di Kantor Dinas Penanaman
Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tomohon.
3.Landasan Teori
Fasilitas Kantor
Fasilitas kantor merupakan segala sesuatu yang dipakai, digunakan,
dinikmati dan ditempati oleh karyawan yang berhubungan langsung dengan
pekerjaannya ataupun untuk kelancaran pekerjaannya menurut Moenir (2014)
dalam (Prawira, 2020) dalam buku yang berjudul “manajmenen pelayanan umum”.
Kinerja
Menurut Rismawati dan Mattalata dalam buku “komunikasi bisnis” (2018: 2) kinerja merupakan suatu kondisi yang harus diketahui dan dikonfirmasikan kepada pihak tertentu untuk mengetahui tingkat pencapaian hasil suatu instansi
dihubungkan dengan visi yang diemban suatu perusahaan atau perusahaan serta mengetahui dampak positif dan negatif dari suatu kebijakan operasional.
4. Metode Penelitian
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini memiliki dua variabel yaitu : Variabel berpengaruh (variabel independent) adalah Fasilitas Kantor dan Variabel dipengaruhi (variabel depedent) adalah Kinerja Pegawai. Dalam penelitian ini, populasi penelitian berjumlah 49 pegawai di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tomohon. Sampel yang akan diambil adalah seluruh pegawai dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan
Terpadu Satu Pintu Kota Tomohon yang terdiri dari 49 orang pegawai yang memiliki jabatan yang berbeda.
Penelitian ini menggunakan alat analisis statistik SPSS Versi 28 dan aplikasi Microsoft Excel, dimana untuk mengetahui pengujian Validitas, Reliabilitas, dan uji asumsi klasik yang meliputi uji Normalitas. Kemudian hasil regresi harus diuji
dengan menggunakan uji Parsial (uji T), Koefisien Determinasi (uji R2 ) . Berikut terdapat persamaan dalam penelitian ini : Y = a – bX.
5. Hasil Dan Pembahasan
A. Hasil Analisis Data
1. Uji Validitas Fasilitas Kantor (X) dan Kinerja Pegawai (Y)
Kriteria pada pengujian ini adalah dengan dilakukan perbandingan antara r hitung dan r tabel. jika r hitung > r tabel maka butir dari pernyataan tersebut dapat dikatakan valid. Berikut adalah hasil dari penelitian yang telah dilakukan, dari data hasil penyebaran kuesioner kemudian diolah menggunakan program IBM SPSS yStatistic Versi 28.
3. Hasil Analisa Regresi Linear Sederhana
Hasil perhitungan regresi antara Fasilitas Kantor (X) sebagai variabel independent terhadap Kinerja Pegawai (Y) sebagai variabel dependent.
Nilai koefisien korelasi pintu (DPMPTSP) Kota Tomohon sebesar r = 0,676 menunjukkan adanya
hubungan yang kuat dan signifikan antara fasilitas Kantor dengan kinerja pegawai. Nilai koefisien determinasi r2 = 0,457. Menunjukkan bahwa variabel Kinerja Pegawai pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tomohon. 45,7% dipengaruhi oleh Fasilitas Kantor sedangkan sisanya 54,3% dipengaruhi oleh variable lain diluar penelitian.
T hitung adalah 6,295 sesuai tabel di atas. Derajat kebebasan, atau df, sama dengan. n, k, dan 1, atau 49-1-1 = 47. Temuan tabel T adalah 2,011 seperti yang diharapkan. Membuat keputusan. Jika T hitung > T tabel, Ho maka ditolak dan Ha
disetujui. Dapat disimpulkan dari data yang diperoleh di atas bahwa nilai T hitung > T tabel, atau 6,295 > 2,011, demikian Ho ditolak Ha diterima. Nilai signifikannya
yaitu 0,000, nilai ini disimpulkan dimana nilai signifikannya < dari 0,05 dan dikatakan bahwa penelitian ini “Signifikan”. Peneliti menarik kesimpulan berdasarkan hipotesis bahwa “Fasilitas Kantor secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tomohon“
B. Pembahasan
1.Bagaimana Fasilitas Kantor pada Dinas Penanaman Modal dan
Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tomohon
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tomohon menurut penulis memiliki fasilitas kantor yang kurang baik. Ini dikarenakan terlihat dari beberapa Fasilitas yang kurang bahkan ada Fasilitas yang tidak ada sama sekali seperti tidak tersedianya mesin fotocopy dan kurangnya fasilitas seperti meja dan kursi pegawai, hasilnya pegawai merasa tidak nyaman dalam melakukan pekerjaan dalam ruangan sehingga mengurangi motivasi pegawai
dalam bekerja karena harus bergantian tempat duduk.
Ada juga Fasilitas yang kurang seperti komputer, mesin printer dan mereka memanfaatkan mesin printer di ruangan lain tapi harus bergantian dengan pegawai lain. Selain itu kurangnya peralatan dan perlengkapan lain seperti tidak tersedianya mesin fotocopy untuk
menggandakan dokumen yang membuat pegawai harus menggandakan dokumen
diluar kantor yang jaraknya cukup jauh, hal ini dilakukan hampir setiap hari khususnya di bagian sekretariat dan pengendalian, hal ini merugikan para pegawai
karena dari hal tersebut mengakibatkan menyita waktu begitu lama sehingga pekerjaan tidak selesai tepat waktu.
2.Proses Kinerja pada Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan
Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tomohon
Jika fasilitas kantor yang dirasa pegawai cukup memadai maka otomatis akan berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada organisasi tersebut. Sebab, kunci dari peningkatan kinerja ini adalah para pegawai untukmeningkatkan kinerja.
pegawai tersebut maka harus ada kerja sama antara pimpinan dengan pegawai agar
target yang diinginkan tercapai. Dari observasi yang dilakukan di Dinas Penanaman
Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tomohon, ternyata
akibat dari fasilitas kantor yang tidak memadai menimbulkan masalah pada kinerja
pegawai seperti tidak adanya mesin fotocopy dan kurangnya mesin printer untuk
menggandakan dan print dokumen mengakibatkan penyelesaian pekerjaan yang
sering terlambat serta penyelesaian pekerjaan yang tidak tepat waktu, selain itu
kurangnya computer yang membuat para pegawai harus mengantri dalam
melakukan pekerjaan sehingga pekerjaan para pegawai sering tertunda dalam
melebihi batas waktu yang telah di tentukan pimpinan.
3.Pengaruh Fasilitas Kantor Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tomohon.
Peneliti telah melakukan analisis olah data dan dari hasil analisis korelasi
Fasilitas Kantor ternyata berhubungan kuat dengan Kinerja Pegawai dan hipotesis pengaruh signifikan variabel Fasilitas Kantor terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas
Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tomohon, hasil analisis regresi menunjukkan bahwa Fasilitas Kantor berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tomohon.
Fasilitas Kantor dapat menerima Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tomohon (DPMPTSP) yang lebih unggul dari uji t tabel jenis distribusi yang digunakan untuk menetapkan hipotesis). Dapat dilihat pada penelitian pengujian hipotesis bahwa variabel Fasilitas Kantor secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tomohon terlihat dari hasil analisis pengolahan data dan pembahasan bahwa pengujian penelitian hipotesis variabel Fasilitas Kantor secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tomohon dari hasil analisis pengolahan data dan pembahasan yang telahdilakukan. Pemeriksaan penyelidikan uji T, atau uji parsial (keseluruhan), temuan menunjukkan nilai signifikan kurang dari 0,05 , atau 0,000 , yang mendukung dan menunjukkan hal ini. Fasilitas kantor memiliki dampak yang substansial padakinerja pada tingkat yang lebih rendah.
6. Kesimpulan dan saran
A. kesimpulan
Berdasarkan pembahasan dan tujuan penelitian Temuan penelitian ini
adalah sebagai berikut :
1. Hasil perhitungan thitung > ttabel pada a = 0,5 dengan thitung 6,295 lebih besar dari ttabel 2,026 maka Ho ditolak dan Ha diterima, menunjukkan bahwa fasilitas kantor berpengaruh kuat terhadap kinerja pegawai. Temuan menunjukkan bahwa variabel fasilitas kantor pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai.
2. Fasilitas kantor yang lengkap apabila disediakan oleh kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tomohon akan meningkatkan kinerja pegawai terutama dalam hal kualitas, kuantitas, waktu, dan sumber daya sarana/prasarana.
B. saran
Rekomendasi dalam penelitian ini adalah sebagai berikut berdasarkan
temuan, perdebatan, dan solusi atas tantangan dan tujuan penelitian yang diajukan:
1. Ditemukan Fasilitas Kantor memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja
pegawai. Untuk itu kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu
Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tomohon harus lebih memperhatikan fasilitas
kantor. khususnya peralatan dan perlengkapan kantor yang ada khususnya meja, kursi, mesin printer, komputer, mesin fotocopy, dan barang habis pakai.
2. Perlu adanya penambahan fasilitas-fasilitas yang sering digunakan setiap hari oleh para pegawai seperti penambahan mesin printer 1 buah di setiap ruangan agar efisiensi pelaksanaan tugas pegawai di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tomohon agar tugas dapat dilaksanakan.
3. Perlu adanya pengadaan mesin fotocopy setidaknya 1 buah di setiap ruangan agar pekerjaan yang diberikan dapat diselesaikan tepat waktu oleh pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tomohon.
DAFTAR PUSTAKA
Moenir, A.S. 2014. Manajemen Pelayanan Umum Di Indonesia . Bumi Aksara,
Jakarta
Rismawati. & Mattalata. (2018). Evaluasi Kinerja: Penilaian Kinerja Atas Dasar
Prestasi Kerja Berorientasi Kedepan. : Celebes Media Perkasa. Makassar. (*)


Discussion about this post