• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Mei 19, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Politik

TPA Ilo-Ilo Bertahun-Tahun Tak Kunjung Selesai, Ini Penyebabnya

by Meikel Eki Pontolondo
28 Mei 2024
in Politik
0
BP2W Sulut bersama Komisi III DPRD Sulut. (Foto: meikel/barta)

BP2W Sulut bersama Komisi III DPRD Sulut. (Foto: meikel/barta)

0
SHARES
102
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – TPA Ilo-Ilo kembali mendapatkan sorotan dari beberapa anggota DPRD Provinsi Sulut. Salah satunya adalah Yongkie Limen.

“Kami ingin mendapatkan jawaban yang jelas, berkaitan dengan TPA Ilo-Ilo ini. Sudah bertahun-tahun tak kunjung selesai,” tanya Yongie pada rapat dengar pendapat bersama Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BP2W) Sulut, Ruang Komisi 3 DPRD Sulut, Senin (27/05/2024).

Mendengar pertanyaan Yongkie langsung ditanggapi satker BP2W Sulut, Prasetyo Budi Luhur, bahwa pekerjaan TPA sudah ada sebelum dirinya bertugas di Sulut. “Saya baru bulan juli tahun kemarin bertugas di sini.”

“Saat penanganan pekerjaan. Saya mencoba melihat secara internal, ternyata ada administrasi yang belum dituntaskan oleh pejabat sebelumnya. Dan ini akan kami tuntaskan di tahun ini,” jawab Prasetyo.

Masuk Amir Liputo, salah satu anggota DPRD Provinsi Sulut dari Fraksi Nyiur Melambai. “Berkaitan dengan administrasi kami tidak mau pusing, yang kami tanyakan pekerjaannya bagaimana ? apakah sudah bisa difungsikan atau tidak,” tanya Amir.

“Yang baru difungsikan itu renville bagian bawah dan sudah ada aksesnya. Sedangkan renville atas, belum memiliki akses jalannya,” jawab lagi Prasetyo kepada Amir.

Lanjut Amir, apakah bagian atas bisa difungsikan ? Prasetyo menjawab boleh.

“Tunggu dulu Bapak, jangan boleh-boleh, saat kami kesana tidak bisa difungsikan,” tegas Amir.

Prasetyo kembali menjawab yang belumnya itu menyerahterimakan ke Provinsi. “Dari Gubernur sudah siap menerima dan mengelolahnya, tapi kendalannya di kami itu adalah administrasi yang belum dituntaskan,jadi belum bisa diserahkan” terangnya.

Respon Amir, berarti ada lahan yang belum bisa digunakan, sekalipun sudah siap.

“Iya,” singkat Satker.

Kembali Yongkie, berkaitan dengan renville bagian bawah sudah bisa difungsikan, tapi itu hanya memakan waktu satu tahun sudah penuh.

“Saya sudah 3 kali kesana, jadi saya tahu. Sudah cape kita membahas hal ini yang tidak pernah selesai. Semoga dengan kepemimpinan Ibu Nurdiana Habibi, semuanya bisa terselesaikan,” seru Yongkie.

Sekali lagi, tanya Yongkie, kapan TPA Ilo-Ilo ini bisa selesai? jujur TPA di Kota Manado saja, sudah tidak mampu menampung. Kasihan Walikota Manado dihujat terus menerus. Padahal lahannya, yang memang tidak ada.

Sambung Amir, jadi kapan ini bisa berfungsi ? jawab Prasetyo dengan menjelaskan bahwa pada kontrak awal terjadi perubahan sehingga ada pendukung – pendukung yang hilang.

“Untuk menuntaskan persoalan ini harus ada pekerjaan tambahan, tapi menyelesaikan pekerjaan ini, kita harus menyelesaikan dahulu persoalan administrasi baru bisa dilanjutkan,” pungkasnya.

Diketahui dalam RDP tersebut, hadir pula kepala BP2W Sulut, Nurdiana Habibi. Berty Kapojos, selaku ketua komisi 3 beserta anggotanya, yakni Boy Tumiwa, Arthur Kotambunan dan Tonao Petrus (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

 

 

Barta1.Com
Tags: amir liputoBP2W SulutDPRD SulutPrasetyo Budi LuhurYongkie Limen
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
RDP BP2W bersama Komisi III DPRD Provinsi Sulut. (Foto: meikel/barta)

301 KK Masyarakat Tagulandang Direlokasi ke Desa Modisi Bolsel

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Anatomi Konflik Nigeria 2026: Mengapa Lumbung Pangan Berubah Jadi Medan Laga? 19 Mei 2026
  • Cleaning service di RSUP Prof Kandou Tidak Digaji UMP ? 19 Mei 2026
  • PT Harum Tamiraya Klarifikasi Tuduhan KSBSI di RDP DPRD Sulut: Sebut Kebijakan Bersama 19 Mei 2026
  • Eks Cleaning Service RSUP Kandou Mengadu ke DPRD: Upah Dipersoalkan, Iuran BPJS Diduga Tak Disetor 19 Mei 2026
  • Fraksi PDI Perjuangan Kembali Absen dalam RDP Komisi IV DPRD Sulut 19 Mei 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In