Manado, Barta1.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Sulawesi Utara (Sulut) baru saja menggelar Musyawarah Wilayah (Muswill) di 3 titik, kesemuanya tersambung melalui Via Zoom, Sekretariat ITMI Wilayah, ITMI Daerah Kota Manado dan ITMI daerah Kota Kotamobagu, minggu (28/04/2024).
ITMI merupakan oganisasi kemasyarakatan yang berbasiskan Al-Qur’an dan As-Sunnah dan menghimpun segenap tunanetra muslim yang ada di seluruh Indonesia. Sedangkan, ITMI Wilayah Sulut pertama kali didirikan pada bulan Agustus tahun 2017 yang diketuai oleh Abdul Aziz Ismail, yang pada minggu kemarin telah menyelesaikan masa jihadnya 1438H-1445H (2017-2024M).

Keterbatasan akses tidak membatasi semangat DPW ITMI Sulut untuk menyelenggarakan Muswil ITMI Sulut ke-I. Lewat beberapa pertimbangan, akhirnya diputuskan Muswil diselenggarkan melalui via zoom.
Dalam kegiatan tersebut DPW ITMI Sulut mengangkat tema “ Menjalin Kebersamaan dalam Perbedaan”. Tema tersebut disesuaikan dengan kondisi lokal yang di mana ITMI Sulut berada di daerah yang sangat beragam suku, agama, dan budaya. Dengan tema tersebut diharapkan dapat mendatangkan kedamaian dan ketentraman bagi tunanetra muslim dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pada pembukaan acara Muswil turut hadir Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ITMI, Yogi Matsuni, Kepala Bidang Pendidikan Islam Kementrian Agama Sulut, H. Ahmad Soleh, M.Pd, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut dalam hal ini diwakilkan oleh Dinas Sosial Dr. Zulkifli Golonggom, M.Si, sekaligus membuka kegiatan Muswil DPW ITMI ke-I.
Pegelaran Muswil juga turut didampingi oleh Sahabat-sahabat PMII Cabang Metro Manado di masing-masing titik lokasi. Peserta dalam Muswil berjumlah 53 orang, jumlah tersebut adalah angka keseluruhan dari tingkatan Pengurus Wilayah, Pengurus Daerah, Anggota dan Pendamping.
ketua DPW ITMI SuluT, Abdul Aziz Ismail, ketika diwawancarai , Selasa (30/04/2024) mengatakan, Wuswil ini demi keberlanjutan ITMI Wilayah untuk menemukan berbagai terobosan dalam mekanisme organisasi maupun program kerja.
“Bahkan solidaritas dan kedewasaan dalam menjalankan organisasi, diharapkan dapat menjadi landasan untuk melaksanakan program kerja. Ke depannya, selain fokus kajian keislaman, ITMI Wilayah harus memasifkan kembali pendidikan formal, informal, dan pemberdayaan anggota ITMI dari segi ekonomi,” Ujar Abdul, sama halnya juga disampaikannya dalam sambutan.
DPP ITMI,Yogi Matsuni, pada sambutannya mengatakan sebagai organisasi, sifat kepemimpinan dan keterbukaan perlu dijaga dengan baik.
“Jangan cepat merasa puas. Jauhilah sifat berbangga diri. Jauhilah tindakan Kesewanang-wenangan dalam mengambil kebijakan tanpa melewati proses musyawarah, itu akan merusak orgnaisasi. Ke depan ITMI Wilayah Sulut, harus menjadi barometer oleh para tunanentra muslim yang ada di daerah,” tutur Yogi.
Bahkan Kepala Bidang Pendidikan Islam Kementrian Agama Sulut, H. Ahmad Soleh, M.Pd dalam sambutannya menyebut bahwa pihaknya akan turut mensupport kegiatan ini.
“Di tengah segala keterbatasan akhirnya Muswil ini bisa diselenggarakan. Insha Allah kami akan mengagendakan pertemuan dan bekerjasama dengan DPW ITMI Sulut, untuk kebaikan kita bersama ke depan,” tambah H. Ahmad
Sedang perwakilan dari Pemprov Sulut, Dr. Zulkifli Golonggom, M.Si, menambahkan semua kegiatan ITMI Sulut perlu mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah. Ada beberapa poin yang perlu menjadi pokok pembahasan untuk oganisasi yang kuat bagi ITMI Sulut.
“Di mana, Tunanetra harus hidup dengan layak agar bisa bersosialisasi dengan baik. Yang perlu diutamakan, petama berkaitan dengan peningkatan aksesibilitas bagi tunanetra muslim dalam menjalankan ibadah dan pendidikan,” terangnya.
Kedua, peningkatan isu-isu yang berkembangan bagi ITMI. Ketiga, pemberdayaan ekonomi seperti kesehatan secara khusus bagi tunanetra. Keempat, penyelenggaraan acara-acara keagamaan yang inklusif atau terbuka bagi tunanetra muslim.
“Kelima, upaya aksesibilitas infrastruktur dan transportasi bagi tunanetra muslim Indonesia,” ucap Zulkifli, mengakhiri sambutannya.
Diketahui, Muswil ITMI DPW ITMI Wilayah Sulut terlaksana dengan baik dan bersahaja, sekaligus terpilihnya Ihdar Mokodompit sebagai ketua Dewan Syuroh DPW ITMI Sulut dan Boyke Agusani Onsen sebagai ketua DPW ITMI Sulut Masa Jihad 1445H/1450H (2024-2029M).
Setelah terpilihnya ketua Dewan Syuroh dan DPW ITMI Sulut, acara tersebut langsung dirangkaikan dengan agenda pelantikan dan diakhiri dengan acara penutupan yang dipimpin langsung oleh DPP ITMI Nasional, Yogi Matsuni. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post