• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Senin, Juni 15, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

Kisah Nenek Prida Biayai Cucunya Hingga Sarjana dengan Jualan Kue

by Agustinus Hari
2 Maret 2019
in Edukasi
0
Kisah Nenek Prida Biayai Cucunya Hingga Sarjana dengan Jualan Kue

Nenek Prida Sanda saat jualan kue di Kampus Politeknik Negeri Manado. (foto: eki/barta1)

22.1k
SHARES
1.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Ketekunan kerab membuahkan hasil sesuai yang kita cita-citakan dan impikan. Meski proses menggangapai itu tak mudah namun melalui proses yang panjang.

Seperti yang dirasakan Prida Sanda. Nenek kelahiran Kolongan Akembawi, Sangihe, 23 Mei 1931, yang lahir sebagai anak ketiga dari tiga bersaudara dari pasangan Seblong Sada seorang petani dan Bernece Manumpil, ibu rumah tangga.

Sejak 10 tahun Prida diajarkan bekerja di rumah, berkebun hingga berjualan.

Tahun 1942, saat umur 12 tahun, ia mendapatkan bantuan mengikuti pendidikan Bahasa Belanda oleh Pemeritah Belanda di Sangihe, kala itu. Setelah menyelesaikan sekolah Belanda, dia pun melanjutkan sekolah Jepang.

Sepulang sekolah dirinya membantu orang tua menyiapkan hasil kebun yang akan dijual seperti singkong, pisang dan kue nasi jahe.

Lulus pendidikan Belanda dan Jepang, pada tahun 1958 Prida melakukan perjalanan ke Kota Daeng Makassar, guna bekerja di rumah bersalin.

Bekerja selama 2 tahun di sana, akhirnya Prida bertemu dengan seorang Kapten Yosman Tulusan. Seorang Kapten Polisi Laut Indonesia pada tahun 1960, dan menikah di sana.

Karena tugas yang seorang suami mengelilingi perbatasan laut indonesia, Prida memutuskan untuk ikut berlayar dan sempat menginjak negera Singapura dan Jepang, pada tahun 1963.

Bahkan tahun 1964 dia dan suami memutuskan pergi dan tinggal di Jakarta. Lalu mengandung anak dari buah cinta bersama sang kapten polisi laut indonesia, dan melahirkan anak perempuan bernama Flora Tulusan, pada 26 September 1965 di Jakarta.

Berjalannya waktu rumah tangga mereka tidak sejalan lagi, diakibatkan perhatian sanga suami mulai kendor. Menyakitkan, ketika Prida mengetahui sang suami berselingkuh dengan perempuan jawa.

Akhirnya prida memutuskan kembali ke kampung halaman Sangihe untuk membesarkan anaknya.

Usia 32 tahun dia meninggalkan anaknya kepada orang tua di Sangihe, guna mencari pekerjaan di Manado.

Sempat bekerja sebagai pembantu, namun dia memutuskan untuk jualan kue di Kampus Politeknik Negeri Manado.

Suka duka menghampirinya ketika jualan kue yang cukup beragam itu. Ia banting tulang dari jualan kue untuk bisa membiayai hidup sehari-hari dan menyekolahkan cucunya sampai sarjana.

Perjuanganya tidak pernah berhenti sampai sekarang ini, terlihat tubuh yang membungkuk, kulit yang terlihat berkerut, tapi semangatmya tidak pernah pudar.

“Saya sekarang berumur 88 tahun. Tapi tidak pernah berhenti untuk berjualan. Umur bukan penghalang bagi kita yang berusaha,” ujarnya, Rabu (27/2/2019).

Dia berjualan di Kampus Politeknik Negeri Manado 15 tahun terakhir. Dari jualannya memperoleh keuntungan Rp 200 ribu.

Dari beberapa hasil keuntungan penjualan kue, ia mampu membantu salah satu cucunya bernama Dekwin Kristaung menyelesaikan kuliah D4 Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Manado.

Peliput : Meikel Eki Pontolondo

Barta1.Com
Tags: politeknik negeri manadoprida sandasangihe
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
SMKN 2 Manado Rajai Lomba Rakit LCD Proyektor dan Printer

SMKN 2 Manado Rajai Lomba Rakit LCD Proyektor dan Printer

Discussion about this post

Berita Terkini

  • KMPA Tansa dan KPAB Nucifera Tebar Kepedulian 14 Juni 2026
  • Perkuat Advokasi Hukum, AJI Manado Gelar Pelatihan Paralegal Bersama LBH Pers 13 Juni 2026
  • Monolog Bung Karno Pecah di Festival Bung Karno Manado, Nehemia Takaseda Tuai Apresiasi Penonton 13 Juni 2026
  • Dosen Administrasi Bisnis Polimdo Dorong Digitalisasi Rumah Kayu Woloan Lewat Pelatihan SEO dan Brand Visual 13 Juni 2026
  • KH. Hairudin Bandu Kembali Nahkodai APPSI Kota Bitung 12 Juni 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In