Manado, Barta1.com – Belum lama ini Komisi III DPRD Provinsi Sulut melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK), Ruang Komisi III DPRD Sulut, senin (26/02/2024).
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulut, Berty Kapojos, ketika diwawancarai Barta1.com mengatakan, bahwa pembahasan RDP bersama BP2JK untuk mendapatkan data berkaitan dengan program-program di tahun 2024 ini.
“Dan di tahun 2024, sesuai dengan laporan yang tertulis dari proses lelang dari SDA itu ada sebanyak 6 paket, Bina Marga 2 paket, dan yang lain belum dilelang, yaitu dari satu paket untuk jembatan Minaesa yang dianggarkan sebesar 2,14 M,” ungkap Berty.
Ada paket-paket yang akan menyusul, kata Berty, mereka sementara menunggu, karena informasi pekerjaan di kementerian PU paling lambat di bulan Juli itu, seluruh tender lelang itu sudah selesai, sehingga mereka dapat melaksanakannya selama 6 bulan terakhir.

Sedangkan Kepala BP2JK, Edyson Rombe, ketika ditemui seusai mengikuti RDP menyebut pembahasan bersama Komisi III DPRD Provinsi Sulut itu, berkaitan dengan program dan kegiatan yang akan dikerjakan nantinya oleh PUPR Sulut.
“Jadi, tahun ini ada 27 paket tender yang akan diproses dan sekarang 13 sudah selesai, sisanya masih dalam proses. Berkaitan dengan Balai Jalan ada 11 paket, kemudian 8 sedang diproses, dan 3 akan menyusul,”tutur Edyson.
Ia menambahkan, bahwa semua itu terdiri dari paket perencanaan, pengawasan, dan satunya lagi pembangunan jembatan. “Sedangkan Perkim itu ada 4 paket, 2 sudah dilelang, dan 2 sisanya masih dalam proses,” ucapnya.
“Untuk Balai Sungai ada 12 peket, 6 sudah selesai, dan 6 sisanya sedang diproses. Dan pembicaaran tadi bersama dengan komisi 3, berkaitan dengan tender yang sudah berjalan atau yang baru dilelang akan diawasi,” pungkasnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post