Manado, Barta1.com – Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, sejauh ini masih sangat rawan terjadi penikaman. Pelak saja, hal itu membuat Anggota DPRD Sulut, Herol Kaawoan, angkat suara.
“Ada hal penting yang belum terealisasi dari tahun kemarin. Pada bulan yang lalu di kampung saya, tepatnya di Remboken. Kebanyakan kendaraan berputar dari jalur sebelumya, karena terjadi penikaman di daerah kami,” ungkap Kaawoan di depan Sekretaris Provinsi Sulut Steve Kepel, di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Jumat (6/1/2023) lalu.
Untuk itu, mewakili seluruh masyarakat Remboken, meminta bantuan penerangan jalan. “Ada beberapa lampu jalan di sana sudah rusak dan butuh perhatian. Ketika kondisi jalan gelap, sering terjadi hal-hal yang tidak terpikirkan,” jelasnya.
“Kirannya Pemerintah Provinsi Sulut bisa memperbaiki dan merealisasikan apa yang menjadi aspirasi masyarakat Romboken, karena di sana jalan provinsi. Sekali lagi, kami berharap dapat penambahan lampu jalan,” pintanya.
Setelah mendengarkan aspirasi dari masyarakat Remboken, Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw, yang diwakili Steve Kepel selaku Sekretaris Provinsi Sulut mengatakan, kiranya ke depannya DPRD Sulut dan Pemerintah Daerah menyusun langka-langka strategis, rencana kerja dan kebijakan kedepannya, sehingga aspirasi masyarakat terakomodir.
Diketahui aspirasi masyarakat Remboken ini, disampaikan langsung oleh Anggota Fraksi Nyiur melambai ini saat rapat paripuna DPRD Sulut dalam rangka penutupan masa persidangan pertama tahun 2022, dan pembukaan masa sidang kedua tahun 2023.
Paripurna itu dibuka Ketua DPRD Sulut, Fransiskus Andi Silangen, yang didampingi Wakil Ketua DPRD Sulut Billy Lombok dan James Arthur Kojongian.
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post