Manado, Barta1.com – Racikan abon cakalang karya mahasiswi Politeknik Negeri Manado menduduki peringkat kedua pada iven Business Plan Internasional Business Administrasi Competition (IBAC) Politeknik se-Indonesia dengan angka 83.30, di bawah jawaranya dari Politeknik Jakarta 86.70.
Abon cakalang yang memiliki dua varian rasa ini merupakan karya mahasiswi semester 7, Jurusan Administrasi Bisnis, Program Studi Manajamen Bisnis. Mereka adalah Leonie Novanti Makadada, Diah Nadilah Bogor, dan Stefani Natalia Pontoluli. “Abon cakalang yang kami buat ini ada dua varian rasa, yakni rasa pedis biasa dan pedis sekali,” ungkap Leoni sambil tersenyum.
“Kami bertiga sangat bersyukur mendapatkan hasil yang luar biasa, dan hal ini tidak terpikirkan sebelumnya. Karena saingan kami banyak yang hebat-hebat, ada yang mempresentasikan hasil business plan-nya menggunakan Bahasa Inggris. Ada pula yang sudah mempresentasikan usahanya yang sudah berjalan sejak lama,” terang Leonie, yang didampingi kedua sahabatnya.
Leonie pun mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu lewat doa dan motivasi, sehingga mereka mendapatkan hasil yang luar biasa. “Teristimewa dosen pembimbing kami, yaitu mener Laurens Ponggohong yang selalu memberikan arahan kepada kami bertiga,” tuturnya.
“Proses pembuatan 2 varian abon cakalang ini dengan rasa pedis biasa dan pedis skali. Bahannya, menggunakan 8 ekor ikan cakalang dan 2 kilo rica. Kemudian, menyediakan minyak, hingga tahapan packagingnya,” imbuhnya.
Diceritakan oleh Leoni, yaitu bagaimana membuat hasil dari Abon Cakalang agar tidak hangus. Ia bersama teman-temannya membuat abon cakalang begitu berhati-hati, agar hasilnya baik. “Kami bersyukur hasil dari abon cakalang kami ini bisa berhasil,’ pungkasnya.
Peliput : Meikel Pontolondo


Discussion about this post