• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Sabtu, Juli 11, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

Mahasiswa Teknik Elektro Polimdo Ciptakan Mesin Pemotong Eceng Gondok

by Redaksi Barta1
29 September 2021
in Edukasi
0
Empat Mahasiswa Polimdo menciptakan mesin pemotong Enceng Gondok

Empat Mahasiswa Polimdo menciptakan mesin pemotong Enceng Gondok

0
SHARES
639
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado,Barta1.com — Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali membuktikan bahwa mahasiswanya memiliki jiwa inventor. Kali ini mencuat dari Jurusan Teknik Elektro, Program Studi teknik listrik.

4 mahasiswa akhir jurusan Teknik Elektro Polimdo yakni Henaldy Toleng, Andhika R.B Lasut, Riyanto S. Lapu dan Christian R. Rambitan mampu menyelesaikan skripsi dengan menciptakan mesin pemotong Eceng gondok.

Tahapan pembuatan mesin pemotong Eceng Gondok ini kurang lebih 1 bulan, ungkap Henaldy saat diwawancarai Barta1.com melalui WhatsApp, Selasa (28/09/2021).

“Kami terinsipirasi dengan banyaknya pertumbuhan eceng gondok di Sulut yang terdapat di beberapa daerah, contohnya di danau Tondano. Dan kami berempat berinisiatif membuat alat penghancur tumbuhan eceng gondok guna mengurangi populasi pertumbuhan eceng gondok ini,” jelasnya sembari menyebut judul skripsinya yang bertemakan alat penghancur enceng gondok dengan pembangkit listrik hybrid.

Tentu saja ada cukup banyak kesulitan yang ditemui dalam proses pembuatan mesin itu. salah satunya persoalan anggaran. Namun perlahan dana sejumlah Rp 5,5 juta bisa dikumpulkan oleh keempat penemu tersebut. Untuk proses pemotongan eceng gondok sudah dilakukan beberapa kali.

“Setiap 1 jam yang kami teliti mesin bisa menghasilkan potongan eceng gondok sebanyak 50 kilo, jika ditambah jam bisa lebih,” ujar Henaldy.

Ia pun berharap, mesin yang sudah dibuat selama 1 bulan ini bisa dikembangkan dan bermanfaat bagi pemerintah serta masyarakat dalam penanganan eceng gondok.

“Bukan itu saja, kiranya apa yang kami buat ini bisa membuka pandangan adik-adik mahasiswa untuk lebih peduli akan lingkungan sekitar sesuai dengan jurusan pendidikan yang ditempuh,” tuturnya.

Anak pertama dari dua bersaudara, ayah Koor Toleng dan Ibu Meity Rasu menuturkan, pembuatan mesin pemotong Eceng Gondok hingga penyusunan skripsi dibantu oleh dosen pembina yakni, I Gede Para Atmaja, ST MT dan Fanny J Doring, ST MT.

“Mewakili ketiga teman, saya ucapkan banyak terimakasih kepada dosen pembimbing kami, yang selalu mendukung dan membantu proses pembuatan mesin ini,” tambahnya.

Sedangkan Direktur Polimdo, Dra. Mareyke Alelo, MBA melalui Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Tony Alalinti mengungkapkan, wisuda pada hari Kamis, (30/09/2021) akan diberikan penghargaan bagi mahasiswa yang menghasilkan produknya dari hasil penelitian skripsinya.

“Ke depannya lulusan Polimdo harus ada produk yang akan mereka ciptakan, dan Polimdo akan mengurus hak ciptanya,” kata Tony. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: eceng gondokpolimdo
ADVERTISEMENT
Redaksi Barta1

Redaksi Barta1

Next Post
Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyambaikan sambutan dalam guliran program vaksinasi yang digiatkan Pemkot Manado. (foto: Pemkot Manado)

Lewat Virtual, Puan Maharani Pantau Vaksinasi di SMAN 1 Manado

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Resmi Dikukuhkan, Ini Formasi Lengkap Pengurus FPTI Kota Manado Periode 2026–2030 11 Juli 2026
  • DLH Bitung Bersihkan TPS Liar di Perum Korea Manembo-nembo Atas 11 Juli 2026
  • IAI Sulut Gelar PPL Bahas PP Nomor 20 Tahun 2026, Perkuat Literasi Pajak dan Profesionalisme Akuntan 11 Juli 2026
  • Makainas Pimpin Rapat Pemantapan Kejuaraan Sepak Bola Bupati Cup 2026 10 Juli 2026
  • LP-KPK dan Perumda Pasar Bitung Sepakat Kolaborasi Wujudkan Perusahaan Publik yang Bersih 10 Juli 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In