Sangihe, Barta1.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melaksanakan lelang sarang burung walet hasil pengelolaan masyarakat Kampung Kalama, Kecamatan Kepulauan Tatoareng, di ruang serbaguna kantor bupati, Rabu, (25/3/2026).
Dalam pelaksanaan lelang tersebut, panitia menetapkan harga limit sebesar Rp4,5 juta per kilogram. Hingga batas waktu yang ditentukan, hanya satu peserta yang mengikuti proses penawaran dan memenuhi persyaratan administrasi, termasuk penyetoran uang jaminan.
Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Gregorius D. Londo, mengatakan panitia sebelumnya telah membuka kesempatan kepada para peminat untuk mengikuti lelang. “Kami sudah menyampaikan informasi kepada para calon pembeli, termasuk yang selama ini tercatat sebagai peserta lelang,” ujarnya. Menurut dia, sempat ada beberapa calon peserta yang menyatakan minat, namun hanya satu yang melanjutkan hingga tahap penawaran sehingga harga ditetapkan sesuai batas limit.
Di sisi lain, Kapitalaung Kampung Kalama, Eksplandirks Kahimpong, menyoroti dampak harga lelang terhadap pengelolaan di tingkat kampung. Ia mengatakan penurunan harga dalam beberapa tahun terakhir berpengaruh langsung pada biaya operasional panen.
“Kami sudah mengurangi jumlah penjaga dari tiga orang menjadi dua orang. Upah sekarang sekitar Rp450 ribu per minggu, padahal sebelumnya bisa sampai Rp750 ribu saat harga masih stabil,” kata Kahimpong.
Ia juga menyebut sejumlah biaya operasional lain, seperti konsumsi pekerja, kini tidak lagi ditanggung seperti sebelumnya. Kondisi tersebut, menurut dia, membuat pembagian hasil antara masyarakat dan pemerintah daerah perlu ditinjau kembali.
Saat ini, pembagian hasil ditetapkan 60 persen untuk masyarakat pengelola dan 40 persen untuk pemerintah daerah. Kahimpong berharap ada penyesuaian agar biaya operasional tetap dapat tertutupi. “Kalau bisa ditinjau kembali, misalnya menjadi 70 persen untuk pengelola, agar bisa mengimbangi biaya di lapangan,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, pemerintah daerah menyatakan akan mengevaluasi mekanisme yang ada dengan tetap mengacu pada peraturan yang berlaku. Selain itu, pemerintah juga berupaya meningkatkan minat peserta lelang dengan memperluas jangkauan promosi dan mengundang calon pembeli dari luar daerah.
Pemkab Sangihe menegaskan akan terus mencari langkah strategis agar pengelolaan sarang burung walet tetap berjalan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Kampung Kalama.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post