Manado, Barta1.com – Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur 2025 resmi dibentuk. Komposisi keanggotaan menunjukkan dominasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan). Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Fransiskus Andi Silangen, dalam rapat paripurna di Ruang DPRD Sulut, Rabu (25/03/2026).
Dalam keterangannya, Fransiskus mengacu pada Pasal 20 Ayat 1 Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Ia menegaskan bahwa pembahasan LKPJ wajib dilakukan paling lambat setelah laporan dari kepala daerah diterima.
Ia juga menjelaskan bahwa DPRD Provinsi Sulut memiliki kewajiban membahas LKPJ dengan memperhatikan capaian kinerja program dan kegiatan, serta pelaksanaan peraturan daerah maupun peraturan kepala daerah dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan.
Sebagai tindak lanjut dari ketentuan tersebut, Badan Musyawarah DPRD menetapkan bahwa pembahasan LKPJ Gubernur 2025 akan dilakukan oleh Pansus. Pimpinan DPRD kemudian telah meminta nama-nama anggota dari masing-masing fraksi melalui surat resmi tertanggal 16 Maret 2026.
Adapun susunan anggota Pansus yang diusulkan mencakup sejumlah nama dari berbagai fraksi. Dari Fraksi PDI Perjuangan antara lain Vonny Paat, Muslimah Mongilong, Jeane Laluyan, Berty Kapojos, Tonny Supit, Royke Roring, dan Remly Kandoli.
Sementara itu, Fraksi Golkar mengusulkan Priscilla Cindy Wurangian dan Raski Mokodompit. Fraksi Demokrat mengirimkan Ronal Sampel dan Angelina Wenas. Dari Fraksi NasDem terdapat Nick Lomban dan Julyeta Paulina Runtuwene, serta Fraksi Gerindra yang diwakili oleh Louis Carl Schramm dan Muliadi Paputungan.
Selain itu, sejumlah nama ditetapkan sebagai koordinator, yakni Fransiskus Andi Silangen, Michaela Paruntu, Royke Anter, dan Stella Runtuwene.
Dengan terbentuknya susunan tersebut, Pansus LKPJ Gubernur 2025 dinyatakan sah dan akan segera dituangkan dalam keputusan resmi DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Pansus dijadwalkan mulai bertugas pada hari yang sama, diawali dengan pemilihan pimpinan usai rapat paripurna. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post