Manado, Barta1.com – Pelatihan hari kedua yang diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Teknik Ketenagalistrikan (IATKI) Sulawesi Utara (Sulut), bekerja sama dengan DPC Adaksi Polimdo, bagi Jemaat GMIM Betani Sindulang Singkil berlangsung pada Jumat (20/03/2026).

Sebanyak 26 jemaat GMIM Betani Sindulang Singkil mengikuti pelatihan yang berfokus pada perancangan instalasi kelistrikan istrik sederhana. Namun, sebelum pelatihan dimulai, dibuka dengan peribadatan yang dipimpin oleh Pdt Paula.

Ketua DPW IATKI Sulut, Julianus Gesuri Daud, menjelaskan bahwa para peserta dibekali pemahaman dasar terkait instalasi kelistrikan.

“Setelah mendapatkan penjelasan, peserta kemudian melanjutkan dengan praktik menggambar denah rumah masing-masing. Tujuannya untuk menentukan titik-titik instalasi listrik, sehingga mereka dapat memahami prinsip dasar menghidupkan dan mematikan lampu, sekaligus mengatur jarak menggunakan mistar antara MCB, T-dos, saklar, stop kontak, dan lampu, termasuk posisi pipa. Untuk kawat sendiri, diukur total panjangnya dengan tambahan 20 cm,” ungkap Mener Nus, sapaan akrabnya di kalangan mahasiswa dan dosen Polimdo.

Ia menambahkan, ketika materi dipahami dengan baik, terlihat para peserta mampu mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh. Dari situ, mereka mulai benar-benar memahami apa yang telah dipelajari.

“Setelah semua diajarkan, saya mencoba meneliti hasil pekerjaan peserta, baik gambar maupun komponen listriknya, apakah sudah sesuai dengan ukuran yang tepat atau belum,” jelas Nus.

Ia juga menyebutkan bahwa pada pelatihan hari kedua ini, peserta diberikan kuis sebagai evaluasi dari materi yang telah disampaikan.

Selain memahami instalasi kelistrikan sederhana, peserta juga dibekali pengetahuan tentang peraturan umum instalasi listrik serta keterampilan teknik dasar.

Kegiatan hari kedua ini berlangsung dengan baik, tidak terlepas dari peran para dosen Polimdo yang terampil, serta dukungan panitia yang terus mendampingi, yakni Nixon Mantiri, Julianus Gesuri Daud (Nus), Nathaniel Bujang, Aris Sampe dan Eliezer Rongre, bersama jemaat GMIM Betani Sindulang Singkil sebagai peserta.

Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post