Bitung, Barta1.com – Polres Bitung menggelar Rapat Koordinasi lintas sektor, terkait Persiapan Malam Takbiran Tahun 2026 yang bergulir di Aula Endra Dharmalaksana (ED) Polres Bitung, Kamis (19/3/2026).
Kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kemitraan lintas sektor, pun menjadi wadah strategis memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Bitung, TNI-Polri, serta seluruh pemangku kepentingan demi menghadirkan perayaan takbiran yang aman, tertib, dan penuh makna.
Rapat dipimpin oleh Kabag Ops Polres Bitung AKP Novi Sadia, didampingi Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bitung, Michael Sondakh, S.Sos, MAP, serta dihadiri unsur TNI, Polri, instansi pemerintah, hingga tokoh masyarakat dan organisasi keagamaan.

Dalam sambutannya, Kabag Ops Polres Bitung AKP Novi Sadia menegaskan pentingnya kolaborasi dan kedisiplinan semua pihak, baik petugas maupun masyarakat. Serta menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh instansi terkait.
“Melalui rapat ini, kita harapkan seluruh rangkaian kegiatan malam takbiran dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali. Kami juga akan mengedepankan langkah-langkah preemtif, seperti memberikan imbauan kepada peserta pawai untuk tetap mematuhi aturan berlalu lintas,” ujar AKP Novi Sadia.
Ia juga menekankan bahwa pengamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan dukungan bersama.
“Kami berharap seluruh instansi terkait dapat saling membantu dan bersinergi. Ini adalah kegiatan keagamaan yang harus kita jaga bersama agar berlangsung dengan aman dan penuh khidmat. Kita juga akan melaksanakan apel kesiapan pasukan sebagai bentuk kesiapan maksimal di lapangan,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten II Setda Kota Bitung Michael Sondakh menyampaikan bahwa konsep malam takbiran tahun ini akan dikemas lebih meriah dengan melibatkan partisipasi luas masyarakat, termasuk pawai kendaraan hias roda dua dan roda empat.
Ia menjelaskan bahwa titik start dan finish akan dipusatkan di depan rumah dinas Wali Kota Bitung, dengan rute yang telah disiapkan untuk mengakomodir antusiasme masyarakat.
“Kami mengajak seluruh unsur keagamaan di Kota Bitung untuk turut ambil bagian. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, sehingga dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan agar kegiatan ini berjalan dengan baik, aman, dan lancar,” ujarnya.
Dukungan penuh juga datang dari berbagai instansi, di antaranya Dinas Perhubungan yang menyiapkan puluhan personel untuk pengaturan lalu lintas, TNI yang menurunkan puluhan personel pengamanan, serta Satpol PP yang akan mengamankan titik-titik strategis termasuk panggung utama dan jalur pawai.
Dalam forum tersebut, berbagai masukan konstruktif turut disampaikan, mulai dari pengaturan rute, rekayasa lalu lintas, hingga langkah antisipasi potensi kerawanan. Penekanan juga diberikan pada pentingnya disiplin peserta, seperti larangan penggunaan knalpot brong, kendaraan kontainer, serta kewajiban penggunaan helm bagi pengendara roda dua.
Selain itu, aspek kamtibmas menjadi perhatian serius, termasuk upaya mitigasi terhadap potensi gesekan antar kelompok masyarakat. Pendekatan humanis melalui koordinasi dengan tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan terus dioptimalkan guna memastikan suasana tetap damai dan harmonis.
Rapat juga menyepakati bahwa seluruh unsur yang terlibat harus bergerak dalam satu komando demi kelancaran kegiatan. Dengan sinergi yang solid antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, Malam Takbiran di Kota Bitung diharapkan tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga aman dan tertib.
Kegiatan rapat koordinasi berakhir dalam keadaan aman dan lancar, menandai kesiapan bersama dalam menyambut malam takbiran yang penuh kebersamaan, kedamaian, dan nilai-nilai religius di Kota Bitung. (Chris)


Discussion about this post