Palu, Barta1.com – PT PLN (Persero) mempercepat akselerasi penguatan sistem kelistrikan di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, guna menjamin kestabilan energi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Langkah strategis ini ditandai dengan kunjungan kerja lapangan Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), Rizal Calvary Marimbo, ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ampana di Desa Sabo, Kecamatan Ampana Tete, Jumat (13/03/2026).
Kunjungan yang menjadi bagian dari agenda Safari Ramadan ini bertujuan memantau langsung performa unit pembangkit untuk memastikan kelancaran ibadah masyarakat di bulan suci. Dalam peninjauan tersebut, Rizal didampingi oleh Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu, Bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, serta Anggota DPD RI Dapil Sulawesi Tengah, Febriyanthi Hongkiriwang.
Rizal Calvary Marimbo menegaskan bahwa PLN saat ini tengah melakukan perbaikan infrastruktur secara masif sebagai langkah preventif meminimalisir gangguan teknis.
“Kunjungan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan operasional pembangkit berjalan maksimal. Kami menyadari bahwa listrik bukan sekadar penerangan, melainkan penggerak ekonomi daerah,” ujar Rizal di sela-sela peninjauan.
Upaya penguatan ini menjadi krusial mengingat rasio elektrifikasi di Sulawesi Tengah yang terus dipacu menuju 100 persen dengan fokus pada kualitas keandalan. Berdasarkan data kelistrikan regional, beban puncak di wilayah Sulawesi Tengah diprediksi akan mengalami kenaikan signifikan selama periode mudik dan lebaran, sehingga optimalisasi PLTU Ampana menjadi kunci dalam menjaga stabilitas tegangan di sistem transmisi lokal.
Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, memberikan apresiasi atas langkah responsif PLN dalam menjaga objek vital nasional di wilayahnya. Menurutnya, koordinasi antara pemerintah daerah dan PLN sangat diperlukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi tanpa kendala teknis yang berarti selama hari besar keagamaan.
“Kami terus mendorong peningkatan pelayanan listrik sebagai kebutuhan dasar. Selain mengoptimalkan PLTU yang ada, Pemda bersama PLN tengah mengakselerasi rencana pembangunan PLTA Ulu Bongka. Potensi Sungai Ulu Bongka sangat besar untuk menjadi sumber energi bersih (EBT) yang akan memperkuat sistem kelistrikan Tojo Una-Una secara permanen,” ungkap Ilham.
Senada dengan hal tersebut, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, memastikan seluruh lini mulai dari pembangkitan hingga distribusi berada dalam status siaga satu. Pihaknya telah memetakan titik-titik krusial yang berpotensi mengalami gangguan akibat cuaca maupun beban berlebih.
“Kami telah memetakan titik-titik krusial dan memastikan seluruh infrastruktur dalam kondisi prima. Peninjauan ke PLTU Ampana ini menjadi momentum sinkronisasi antara sisi pembangkitan dan distribusi dalam menghadapi beban puncak saat Idul Fitri nanti,” tegas Usman yang juga menekankan dukungan pada transisi energi hijau di Sulteng.
Dari sisi teknis, Manager PLTU Ampana, Budi Widjaja, menyatakan bahwa pemeliharaan preventif telah rampung dilakukan sebelum memasuki bulan Ramadan.
“Seluruh tim teknis kami siagakan 24 jam penuh, terutama di ruang kendali (Central Control Room). Sesuai arahan direksi, fokus kami adalah nol gangguan teknis (zero downtime) untuk memastikan setiap rumah warga mendapatkan aliran listrik yang stabil,” tutupnya. (**)
Editor:
Ady Putong
Barta1.Com


Discussion about this post