Gorontalo, Barta1.com — Menyongsong peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo mempertegas komitmen keselamatan kerja. Hal ini ditandai dengan digelarnya Apel K3 serentak di seluruh unit pelaksana guna memastikan kesiapan personel dan peralatan.
Kegiatan yang berpusat di Kantor UP3 Gorontalo ini melibatkan seluruh Unit Layanan Pelanggan (ULP), mulai dari Telaga, Limboto, Kwandang, hingga Marisa. Pengecekan menyeluruh dilakukan terhadap kesiapan fisik pegawai hingga kelayakan Alat Pelindung Diri (APD) yang digunakan setiap hari.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo, Usman Bangun, memberikan penekanan khusus bahwa keselamatan jiwa merupakan prioritas tertinggi di atas segalanya. Menurutnya, kepatuhan terhadap prosedur teknis adalah bentuk penghargaan paling nyata terhadap nyawa manusia.
“Di PLN, prinsip kami jelas: tidak ada yang lebih berharga dari jiwa manusia. Sehebat apa pun capaian operasional, semuanya menjadi tidak berarti jika terjadi kecelakaan kerja,” tegas Usman saat memberikan arahan kepada seluruh peserta apel di Gorontalo.
Ia menginstruksikan agar seluruh insan PLN menjadikan K3 sebagai gaya hidup yang melekat dalam setiap aktivitas lapangan. K3 tidak boleh hanya dianggap sebagai kewajiban administratif, melainkan budaya yang harus dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan disiplin tinggi.
Dalam rangkaian apel tersebut, dilakukan gelar peralatan untuk memastikan setiap alat kerja berada dalam kondisi prima. Pengecekan detail ini bertujuan agar setiap personel yang terjun ke lapangan memiliki proteksi maksimal saat menangani jaringan listrik yang berisiko tinggi.
Salah satu metode yang terus diperkuat adalah Budaya “Tunjuk Sebut”, yakni teknik komunikasi keselamatan untuk meminimalisir kesalahan manusia (human error). Petugas diwajibkan menunjuk objek kerja dan menyebutkan statusnya secara lantang sebelum melakukan tindakan teknis tertentu.
Manajer PLN UP3 Gorontalo, Hardi, menambahkan kedisiplinan pada Standard Operating Procedure (SOP) adalah kunci utama menghadapi risiko ketenagalistrikan. Ia memastikan bahwa seluruh peralatan dan APD di wilayahnya berada dalam kondisi standar 100 persen layak pakai.
Melalui penguatan budaya K3 ini, PLN UP3 Gorontalo berupaya meniadakan risiko kecelakaan kerja demi menghadirkan energi listrik yang stabil bagi masyarakat. Komitmen ini diharapkan dapat melindungi garda terdepan kelistrikan sekaligus menjamin produktivitas daerah tetap berjalan aman. (**)
Editor:
Ady Putong
Barta1.Com


Discussion about this post