• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Minggu, Agustus 9, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Nasional

Wiranto: Indonesia Negara ke-9 Paling Aman Dunia

by Agustinus Hari
29 Oktober 2018
in Nasional, News
0
Wiranto: Indonesia Negara ke-9 Paling Aman Dunia

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto, saat menyampaikan pemaparannya Sabtu akhir pekan lalu di Manado. (FOTO: HUMAS PEMPROV SULUT)

3
SHARES
63
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MANADO, BARTA1.COM – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto, mengatakan pemerintah terus memperkuat keamanan negara guna mewujudkan iklim berinvestasi yang baik di Indonesia. “Terbukti, Indonesia mendapat pengakuan dari dunia internasional sebagai negara kesembilan paling aman di dunia,” ujarnya ketika membuka Rembuk Nasional Gerakan Indonesia Tertib di Grand Kawanua Convention Center Manado, Sabtu (27/10/2018).

Wiranto menjelaskan, pencapaian positif itu adalah hasil Gerakan Nasional Revolusi Mental yang dicanangkan pemerintah, yaitu memperkuat kerukunan bangsa dengan melawan terorisme dan radikalisme di pelosok nusantara.

“Sudah ada hasilnya dari Gerakan Revolusi Mental itu, meski belum sempurna. Kami terus upayakan dengan sebaik mungkin, yaitu dengan melawan terorisme dan radikalisme,” beber Wiranto.

Ia yang juga menjadi pembicara bertema: Membangun Kesadaran dan Perilaku Masyarakat Untuk Menjadi Agen Hukum, mengatakan selama empat tahun era kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, perkembangan revolusi mental di Indonesia berjalan baik.

“Selama empat tahun Jokowi-JK, revolusi mental itu memang belum tercapai seluruhnya karena dalam proses. Tapi perkembangannya cukup baik,” katanya.

Dia mengklaim Indonesia sudah mendapat pengakuan dari dunia internasional sebagai negara nomor satu yang berhasil meraih kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Indonesia mendapat pengakuan dari lembaga internasional. Mereka mengisyaratkan tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah, yaitu nomor satu,” ucap Wiranto.

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey sepakat dengan pernyataan Wiranto. Ia menyebutkan Gerakan Nasional Revolusi Mental berdampak pada kerukunan bangsa. Adalah kehidupan masyarakat Sulut selalu rukun dan damai, meskipun masyarakatnya sangat majemuk, baik dari sisi etnis, religi, budaya, dan adat istiadat.

“Masyarakat Sulut mampu menjaga kerukunan antar umat beragama. Bahkan, kita termasuk daerah paling rukun di Indonesia,” kata Olly.

Lanjut Olly, kondisi ini didukung optimalnya peranan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Badan Kerjasama Antar Umat Beragama (BKSAUA) dalam menjaga semangat revolusi mental yang diwujudkan dalam toleransi antar umat beragama.

Peliput : Agustinus Hari

Barta1.Com
Tags: gubernur sulutolly dondokambeySulutwiranto
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Jurnalis Berperan Redam Konflik Atas Dasar Perbedaan Agama

Jurnalis Berperan Redam Konflik Atas Dasar Perbedaan Agama

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Banggar DPRD Sulut Soroti Kinerja SKPD dan Keterbatasan Anggaran, Tahlis: Akan Disesuaikan dengan Pagu Definitif 2027 9 Agustus 2026
  • Menangkap Puitika di Mimbar Puisi GMIM: Catatan Dari LCBP PKB 2026 9 Agustus 2026
  • 30 Calon Paskibraka Sangihe Mulai Dikarantina, Disiapkan Bukan Sekadar Pengibar Bendera 9 Agustus 2026
  • Proyek Oksigen RSUD Liun Kendage Antar Sangihe Pertahankan Juara I NSIC 2026 9 Agustus 2026
  • Evaluasi Rutin Kepala Lingkungan, Altin Tumengkol: Kinerja Buruk Bisa Diganti Kapan Saja 8 Agustus 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In