oleh

Alumni FEB Unsrat Manado Kembali Salurkan Bantuan Covid-19

Manado, Barta1.com – Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado terus membuka donasi peduli Covid-19. Dan telah menyalurkan ratusan sumbangan internal mahasiswa FEB dengan kriteria berasal dari luar Manado yang indekost.

“Kriteria lain, tidak punya pekerjaan sampingan, tidak mendapat bantuan dari keluarga dan juga tidak menerima bantuan dari pemerintah dikarenakan ber-Kartu Tanda Penduduk (KTP) luar Manado, dan semua database di FEB telah selesai didistribusi,” kata Asa Awondatu, Jubir Tim Peduli Covid-19 alumni FEB Unsrat, Minggu (21/6/2020).

Cyanthi Manoppo, mantan Ketua Senat FEB menambahkan sejatinya setiap orang diminta berdiam di rumah, namun perlu ada upaya untuk memastikan bahwa diam di rumah tanpa kekurangan basic needs.

“Selain mahasiswa, mungkin alumnus FEB pekerja informal dan wirausahawan kecil hingga menengah yang penghasilannya, kondisi keuangannya jeblok sebagai dampak pandemi global ini,” katanya.

“Aksi kemanusiaan dengan mengamalkan falsafah Sitou Timou-Tumou Tou, rekan-rekan mantan pengurus Senat, BEM, BPM, Himaju FEB Unsrat sangat mendukung penuh,” ucap Cyanthi.

Untuk metode penyaluran bantuan, sambung Erick Kawatu dibagi menjadi dua yaitu mengambil sendiri paketnya di toko yang telah ditentukan atau dalam bentuk bantuan langsung tunai via transfer.

“Dan kegiatan ini akan diaudit oleh auditor yang telah disepakati oleh alumni hingga penutupan kegiatan FEB Unsrat Peduli Covid-19 pada 30 Juni 2020,” kata Kawatu bersama rekannya Ricky Wowor dan Ketua Himaju Akuntansi, Theo Herwanto.

Sementara itu, Kherly Emor dan Fahmi Sjawie yang ditunjuk sebagai auditor mengharapkan kegiatan ini dapat terselenggarakan secara efektif dan tepat sasaran. “Dan pengelolaan dana dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Sebagai auditor yang dipercayakan, kami berdua sangat bangga bisa berbagi dengan teman mahasiswa. Setiap dana penyumbang yang masuk kami juga melakukan dual control untuk memastikan semuanya sampai pada titik sasaran,” ujar Kherly dan Fahmi.

Mantan Ketua Senat, Andika Mongilala dan Deby Tamaka menyebutkan, dikarenakan masih terdapat surplus dana, maka sejak 13 Juni bantuan tidak hanya internal FEB, namun melebar ke seluruh mahasiswa di Unsrat. “Yang terpenting memenuhi persyaratan,” ucap keduanya.

Peliput : Albert P Nalang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed