oleh

Istri Sehan Landjar Kritisi Bantuan Pemprov Sulut Lewat Lembaga Agama

Manado, Barta1.com – Penyaluran bantuan melalui lembaga agama di Sulut mendapat perhatian Anggota DPRD, Nursiwin Dunggio.

Bahkan dia mempertanyakan bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut tersebut kepada masyarakat Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang belum tersalur secara merata.

“Bantuan yang diberikan bagi lembaga keagamaan baik gereja dan mesjid tidak ada konfirmasi dengan pemerintah kabupaten. Padahal itu penting guna adanya pendampingan dalam penyaluran,” ujar Dunggio pada rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi IV DPRD Sulut dengan Dinas Sosial (Dinsos) Sulut, Rabu (22/5/2020).

Ia mengatakan, jika bantuan diberikan sebanyak 1.152 keluarga untuk daerah Boltim kenapa sampai saat ini kenyataan di lapangan baru 2 mesjid yang mendapatkan bantuan. Diantaranya mesjid yang ada di Buyat dan Modayak.

“Untuk penyaluran saya memberikan masukan kepada Dinsos agar koordinasi dengan pihak kabupaten/kota untuk pendampingan,” ujar istri Bupati Boltim, Sehan Landjar.

Mendengar saran dan masukan Nursiwin Duminggio, Kadis Dinsos Sulut, dr Rinny Tamuntuan langsung menanggapinya.

“Untuk penyaluran daerah Boltim sesuai dengan hasil di lapangan sebanyak 1.152 keluarga. Nanti akan di kroscek kembali laporan yang masuk sesuai hasil dari petugas di lapangan,” ujar Rinny.

Lanjut dia, Jika ada penyaluran kembali di daerah Boltim akan disampaikan kepada ibu Nursiwin agar menyiapkan waktu untuk pendampingan.

“Saya mengharapkan ibu Kadis Dinsos beserta jajaranya melakukan evaluasi akan petugas di lapangan terkait penyaluran bantuan di Boltim,” sambung Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Braien RL Waworuntu.

Peliput : Meikel Pontolondo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed