oleh

Contoh Baik Dua Mahasiswa yang Menjalani Isolasi di Sangihe

Sangihe, barta1.com – Hari ini genap 4 hari, Billy Mangalede dan Valentino Kansil, dua mahasiswa asal Sawang Jauh, Kecamatan Kendahe, menjalani isolasi mandiri di dekat pantai yang disediakan Tim Relawan Kampung Mohong Sawang.

Billy dan Alen, nama panggilan dua mahasiswa yang menempuh pendidikan di Universitas Negeri Manado itu menuturkan, sebenarnya mereka tak ingin pulang. Mereka lebih ingin mengikuti imbauan pemerintah untuk tidak pulang kampung guna memutus mata rantai penyebaran Corona.

“Sebenarnya memang begitu. Cuma karena situasi mendesak, dan persediaan logistik di kos sudah menipis di bulan kedua waktu di Tondano,” ujar mereka berdua, Jumat (22/5/2020).

Lepas dari itu, Alen dan Billy adalah contoh konkrit bagaimana seharusnya menempatkan diri ketika menjadi orang yang baru datang dari daerah transnisi lokal Covid-19.

“Kami berdua tiba tanggal 18 Mei, atau hari Senin. Tidak ke rumah. Kami langsung ke Rumah Singgah khusus orang baru datang yang disiapkan oleh relawan di kampung,” kata Billy.

Menurut Alen, melalui isolasi di Rumah Singgah, mereka dibantu oleh teman-teman dan petugas kesehatan yang ramah, dalam hal mengantarkan mereka makanan dan petugas kesehatan melakukan pengecekkan kesehatan.

“Ini sangat baik. Kami tidak mau menjadi carier yang kemudian bisa berdampak buruk bagi keluarga dan masyarakat di kampung. Jadi kami menjalaninya, apapun tes kesehatannya kami tetap mau mengikutinya,” ujar Alen melalui pesan pesan Messenger.

Billy dan Alen, mengisi waktu isolasi mandiri dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa menghilangkan stres. Seperti bermain musik, membaca, berolahraga bahkan membersihkan pantai.

“Kami enjoy menjalani masa isolasi dengan bermain musik, berolahraga dan mengambil waktu mengumpulkan sampah plastik yang ada di pinggir pantai,” kata mereka berdua, sembari berharap, Orang Baru Datang (OBD) yang akan ke Sangihe, harus mengikuti protokol pemerintah agar terhindar dari hal-hal yang merugikan.

“Kita tidak tahu kalau kita terinfeksi. Jadi lebih baik melapor ke tim gugus atau ke relawan. Harus jujur,” pungkas Alen dan Billy.

Peliput : Rendy Saselah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed