oleh

Pelimpahan Perkara di Kejaksaan Juga Pakai Protap Covid-19

-Berita, Daerah-1.118 views

Manado, Barta1.com — Pandemi Covid-19 telah merubah berbagai kebiasan, budaya bahkan sistem. Di bidang penegakkan hukum misalnya, pelimpahan berkas perkara yang ditangani jajaran Kejaksaan diterapkan dengan protap penanganan penyakit menular berbahaya itu.

“Saat ini di tengah pandemi wabah Covid-19, Kejaksaan Negeri Manado menerima pelimpahan perkara dugaan tindak pidana korupsi secara online dari Kejaksaan Agung,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Manado Maryono SH MH.

Lantas perkara apa yang pindah penanganan dari pusat ke daerah itu? menurut Maryono perkara dimaksud adalah dugaan tindak pidana korupsi dana bencana Kota Manado, tahun 2014 silam. Pada kasus tersebut, negara dirugikan hingga Rp 8,7 miliar. Dengan demikian kini proses hukum terhadap tersangka FS alias Fen akan ditangani Kejari Manado.

“Kasus tindak pidana korupsi atau dugaan terjadinya korupsi pada pasca-banjir bandang tahun 2014 di Kota Manado, diduga terjadi penyimpangan pada bantuan untuk masyarakat. Antara lain penyimpangannya ada pokja-pokja yang menerima bantuan ternyata fiktif dan ada juga sebagian yang menerima tapi jumlahnya tidak sesuai dengan yang seharusnya. Sehingga diduga merugikan keuangan negara,” ungkap Maryono menyangkut kasus tersebut. (*)

Peliput: Albert P Nalang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed