oleh

Manado Langganan Banjir dan Kejanggalan KEK Likupang Disorot DPRD Sulut

Manado, Barta1.com – DPRD Sulut menyoroti persoalan lingkungan hidup disejumlah daerah. Amir Liputo, misalnya menyebutkan Manado dulunya tidak sering banjir. “Akan tetapi setelah pembangunan ring road 2 bisa dilihat sendiri hujan sedikit saja air sudah naik,” kata politisi PKS, Amir Liputo dalam rapat panitia khusus (pansus) terkait Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Sulut tahun 2019, di Kantor DPRD Sulut, Jumat (8/5/2020) lalu.

Ia menegaskan, setiap penerapan dan pengawasan analisis dampak lingkungan (Amdal) harus jelas dan jangan membuat masyarakat menerima dampak yang buruk setiap saat.

“Saat ini sudah terjadi pembangunan dimana-mana tapi melihat kondisi dampak negatif yang diterima masyarakat. Tolong perhatikan masalah lingkungan hidup akibat pembangunan. Dan kiranya ini menjadi rekomendasi bagi Pemprov Sulut terlebih kepada dinas terkait,” kata Amir.

Ada juga jalan lingkar Tumumpa Manado yang sudah 5 tahun belum terealisasi. “Dan katanya tidak ada anggaran, akan tetapi pembebasan lahan terus terjadi,” tuturnya.

Hal lain disampaikan Sekretaris Pansus LKPJ Gubernur Sulut 2019, Netty Agnes Pantow sebagai rekomendasi ke Pemprov Sulut.

“Ada beberapa pembangunan di Sulut menurut saya sangat menganjal apalagi terkait jalan bay pass Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata Likupang ke arah Bandara Sam Ratulangi Manado,” ungkapnya.

Peliput : Meikel Pontolondo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed