oleh

Wenny Lumentut Tanggapi Penolakan Vonny Panambunan

-Berita, Polmas-1.180 views

Manado, Barta1.com — Legislator DPRD Sulawesi Utara angkat bicara menyangkut lahan Ilo-ilo di Wori Minahasa Utara (Minut). Aset Pemprov Sulut itu sebelumnya telah ditetapkan sebagai lokasi pekuburan bagi korban Covid-19, namun ditolak Bupati Minut Vonny Anneke Panambunan.

“Apa yang dilakukan oleh Pemprov sudah sesuai dengan Undang-undang Nomor 24 tahun 2007 tentang darurat bencana. UU Karantina kesehatan dan peraturan Gubernur Nomor 8 tahun 2020 tentang optimalisasi pencegahan penyebaran Covid-19 di Sulut,” tegas Ketua Fraksi Nyiur Melambai DPRD Sulut itu.

Sepatutnya kata dia rencana Pemprov Sulut didukung karena berkaitan dengan kepentingan masyarakat. Perlu diketahui lahan di Ilo-ilo Minahasa Utara milik Pemprov Sulut akan dimanfaatkan bagi masyarakat juga, kata dia.

“Pemprov menentukan Ilo-ilo sebagai lokasi pemakaman sudah dikaji keamanan dan kesehatannya,” tambah Wenny.

Dia Pemerintah Kabupaten/Kota, dalam hal ini Pemkab Minut, dapat mensosialisasi rencana ini. Begitupun dengan Dinas Kesehatan agar ikut mensosialisasikan terkait penanganan jenazah hingga pemakaman sesuai protokol Covid-19.

Sebelumnya menyangkut penggunaan lahan Il-ilo di Wori, Bupati Minut Vonny Aneke Panambunan (VAP) menyatakan tidak setuju.

“Minut merupakan daerah Zona Wisata, kenapa harus dijadikan perkuburan bagi masyarakat yang meninggal akibat Covid-19,” ungkap VAP kepada media baru-baru.

Lanjut VAP, dalam pembuatan TPU di suatu wilayah harusnya ada persetujuan dari pemimpin daerah bersangkutan. Acuan hukumnya ada dalam peraturan daerah (Perda) tahun 2009 tentang pengaturan pengelolaan pemakaman, pada pasal 11. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed