oleh

Penjagaan Ketat, Malam Minggu Kendaraan Masuk Bitung Berkurang

Bitung, Barta1.com – Hingga hari kedua penjagaan ketat kendaraan yang masuk keluar di Kota Bitung mulai berkurang. Jika biasanya malam minggu kendaraan roda dua dan empat bertumpuk.

“Tapi malam ini terjadi penurunan yang sangat jauh dari hari pertama. Jumat 3 April 2020 kemarin kendaraan begitu padat lalu lalang yang mencapai seratus lebih. Ironisnya malama minggu ini belum mencapai 60 kendaraan,” ujar Kadis Perhubungan Bitung, Ricy Tinangon kepada Barta1.com, Sabtu (4/4/2020).

Angka penurunan kendaraan yang masuk keluar di Bitung patut disyukuri. Itu berarti sosialisasi dan edukasi yang gencar dilakukan pemerintah dipatuhi masyarakat.

“Kesadaran masyarakat juga makin baik. Apalagi pemeriksaan cukup ketat. Pos pertama pengendera memperlihatkan identitas, maksud dan tujuan kemudian pemeriksaan suhu panas. Dan kita tidak berjaga 24 jam, tetapi hanya 6 jam. Dan kesadaran warga sangat luar biasa,” katanya.

Staf Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bitung, Risal Aneta menuturkan, ada tiga tahapan pemeriksaan dilakukan sesuai dengan SOP. “Pertama para pengendara harus menuju pos pertama dengan memberikan data beserta keterangan maksud dan tujuan ke Kota Bitung. Kemudian dilanjutkan pemeriksaan suhu badan. Jika suhu panas tidak di atas 37,5% mereka lanjut masuk ke tempat penyemprotan dengan PH 2,5 yang cairannya didatangkan langsung dari Jepang,” katanya.

Kendaraan juga disemprot oleh petugas dengan cairan disinfektan guna mematikan bateri yang ada. “Tujuanya untuk mematikan mata rantai Covid-19. Jika kedapatan warga dengan suhu badan 37,5% ke atas maka tidak diijinkan untuk meneruskan perjalanan ke Kota Bitung. “Saya mematuhi aturan yang diberlakukan. Karena ini untuk kebaikan kita semua,” ujar Resa Tuera (24) warga Sagrat Bitung.

Peliput : Meikel Pontolondo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed