oleh

Legislator Sumut Positif Corona, 23 ASN DPRD Sulut Isolasi Diri

Manado, Barta1.com – Setelah Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Gerindra, Aulia Rizky Agsa, positif virus Corona pasca kunjungan kerja (kunker) di Manado, Sulawesi Utara. Aulia kini dirawat di RS Adam Malik Medan.

Aulia disebut mengalami gangguan kesehatan sejak pulang dari kunjungan kerja ke Manado. Dia kemudian memeriksakan diri dan dirawat karena mengalami gejala terinfeksi Corona. Dia mengikuti kunjungan kerja DPRD Sumut ke Manado, Kamis (12/3/2020) dipimpin Ketua Komisi D, Anwar Sani diterima Sekretaris Dewan (Sekwan) Sulut, Glady Kawatu, Kabag Persidangan, Kabag Umum, dan Kabag Keuangan.

Kunjungan DPRD Sumut itu dalam rangka studi banding tentang koordinasi pelaksanaan tugas DPRD dalam pembahasan/pengawasan kebijakan pemerintah daerah di bidang pertambangan dan energi sumber daya mineral, dan lingkungan hidup.

Mendapat kabar itu, Satgas Covid-19 Sulut meminta Sekwan Sulut, Glady Kawatu dan beberapa Aperatur Sipil Negara lainnya yang telah berinteraksi dengan Anggota DPRD Sumut tersebut untuk mengisolasikan diri sementara di rumah masing-masing sampai ada panggilan pemeriksaan.

“Sesuai dengan petunjuk Satgas Covid-19 Sulut, kami yang berinteraksi dengan anggota DPRD Sumut untuk mengisolasikan diri di rumah masing-masing menunggu pangilan pemeriksaan,” kata Sekwan, Glady Kawatu, Kamis (26/3/2020).

Ia pun meminta perhatian, dukungan dan doa masyarakat agar masalah itu segera membaik dan semua kembali stabil lagi. Hal ini sesuai petunjuk Sekretaris Provinsi Sulut, Edwin Silangen, lanjut Glady.

Meski begitu Glady membantah beredarnya 23 nama ASN di Kantor Sekretariat DPRD Sulut di media sosial dinyatakan terjangkit virus Corona. “23 nama yang tercantum dalam daftar tersebut mereka merupakan ASN yang secara sukarela ingin memeriksakan diri. Memang kami yang membuat daftar nama-nama ASN tersebut untuk diserahkan ke Satgas Covid-19. Sambil menunggu pemberitahuan dari Satgas Covid-19 beberapa daftar nama dihimbau mengisolasikan diri di rumah masing-masing. Jadi bukan terjangkit virus Corona,” katanya.

Glady menyayangkan adanya informasi hoax tersebut yang berdampak buruk bagi 23 ASN. “Langkah hukum akan kami tempuh untuk mengungkap oknum yang telah menyebarkan informasi yang sangat merugikan itu,” tegasnya.

Pihaknya merasa resah dengan aksi bully, teror, hingga didatangi banyak pihak yang terkesan melakukan reaksi berlebihan. “Saya juga masuk dalam daftar tersebut mengikuti aturan yang ada. Sekali lagi saya katakan 23 ASN tidak terjangkit virus Corona,” pungkas Glady.

Peliput : Meikel Pontolondo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed