oleh

Satgas Covid-19 Sangihe Menunggu Alat Penangkal Penyebaran Virus

Sangihe, Barta1.com – Satuan Gugus Tugas penanggulangan virus Corona (Covid-19), saat ini tengah mempersiapkan langkah antisipasi terhadap penyebaran virus tersebut. Mengingat jumlah yang dinyatakan positif di Indonesia meningkat cukup tajam ke angka 227 orang terjangkit.

Kendala yang dihadapi adalah kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) saat ini dibutuhkan hampir semua wilayah di Indonesia yang terdampak, sehingga Satuan Gugus Tugas penanggulangan Covid-19 Kepulauan Sangihe masih dalam tahap pemesanan.

Kadis Kesehatan Kepulauan Sangihe, dr Joppy Thungari menyebutkan pihaknya baru selesai membahas pengadaan peralatan medis guna penanggulangan penyebaran Covid-19. “Ini kita baru selesai membicarakan kebutuhan peralatan, yang kita butuhkan mulai dari segala termometer, disinfektan, sampai masker. Kebutulan juga sudah ada Peraturan Dalam Negeri petunjuk teknis untuk dana bagi pencegahan Covid-19, itu yang kita biacarakan. Jadi sudah clear, tinggal bagaimana kita mengeksekusi ini, pemesanan,” kata Thungari di Tahuna, Kamis (19/3/2020).

Lanjut dia, Kepulauan Sangihe juga nanti mendapat bantuan dari provinsi dalam bentuk barang yang mungkin menurutnya antara lain adalah Alat Pelindung Diri (APD). Sedangkan kepastian perlengkapan tersebut, Thungari memastikan dalam berapa minggu kedepan.

“Kita sudah melakukan inventarisir daftar kebutuhan melakukan pemesanan, memang ada keluhan dari, sudah berbagai pihak kita hubungi, semua memang bilang barang agak susah. Satu minggu dua minggulah, mereka beri target waktu. Pemesanannya ke distributor-distributor yang ada, sudah beberapa yang kita hubungi supaya dapat memenuhi permintaan kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangam Bencana Daerah (BPBD) Sangihe, Rivo Pudihang, mengatakan segala peralatan terkait dengan APD sudah dipersiapkan melalui tahapan-tahapan yan sudah dibicarakan dan secepat mungkin diadakan. Dan saat ini sudah dilakukan langkah penjegahan dalam bentuk imbauan dan sosialisasi.

“Imbauan dalam bentuk olahraga untuk jaga kesehatan, anak sekolah diliburkan dan upaya dari OPD mengatur jadwal kerja dan menjaga kebugaran. Jadi intinya dari diri sendiri menjaga kesehatan,” ujar Pudihang.

Saat ini Pemkab Kepulauan Sangihe berharap kepada masyarakat untuk tenang dan waspada dan melakukan langkah-langkah antisipasi seperti salah satunya adalah tidak melalukan perjalanan ke luar daerah dan bagi yang dari luar daerah berharap melaporkan diri kepada petugas kesehatan terdekat, kemudian mengisolasi diri di rumah selama 14 hari.

Peliput : Rendy Saselah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed