oleh

Pemain Sulut United Main Tarkam, Ridho: Jika Benar Ada Sanksi

Manado, Barta1.com – Kompetisi Liga 2 2020resmi bergulir pada Sabtu (14/3/2020). Sulut United pun meraih hasil positif dengan merebut tiga poin saat laga tandang perdana mereka ke Stadion Cenderawasih, Biak, Papua, Minggu (15/3/2020).

Jacky Runtulalo Cs merebut kemenangan melalui gol semata wayang Rossy Noprihanis di menit 85.

Di tengah eforia kemenangan, ada persoalan pelik menghantui. Apa itu? Ya, ada segelintir pemain Sulut United masih doyan bermain bola antara kampung (tarkam). Bahkan waktu lalu ada juga ikut pertandingan futsal.

Barta1.com memiliki foto dan video sebagai bukti sejumlah pemain Sulut United ikut main tarkam. “Sangat disayangkan. Setahu kami, kalau pemain sudah teken kontrak, apalagi klub sekelas Liga 1 dan Liga 2, tidak bisa lagi main tarkam. Kecuali kompetisi telah selesai,” ujar Elgius dan Verry, pendukung Sulut United di Singkil, Selasa (17/3/2020).

Manajer Sulut United, Muhammad Ali Ridho saat dikonfirmasi mengaku terkejut. “Setiba di Manado saya mau pastikan informasi ini. Jika benar ada sanksi bagi pemain tersebut. Soal sanksi, itu urusan internal klub,” ujarnya.

Mengenai pengawasan, lanjut dia, bahwa semua tahu tidak mungkin manajemen mengikuti para pemain setiap hari. “Atau menanyakan dia mau ke mana dan ngapain. Semua akibat dari tindak tanduk pemain jika melanggar sudah diatur didalam kontrak dan regulasi klub,” kata Ridho lagi.

Dia menambahkan, semua pemain dikontrak profesional dan bukan lagi seperti kelompok umur yang harus diawasi 24jam. “Harusnya mereka punya tanggung jawab terhadap profesinya,” imbuhnya.

Peliput : Agustinus Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed