oleh

Sekolah di Manado Diliburkan Mulai 16 Maret Hingga 27 Maret

-Berita, Daerah-1.388 views

Manado, Barta1.com – Covid-19 atau Virus Corona telah diumumkan sebagai Pandemi. Di Indonesia, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menerima surat dari WHO terkait langkah kedepan penanganan Virus tersebut.

Di Sulawesi Utara (Sulut) Khususnya Kota Manado, Walikota DR. Ir. GS. Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA. Sabtu (14/03/2020) Berpesan Tetap Waspada, Jangan Panik Terkait Covid 19, Pemerintah Kota Manado terus memonitor perkembangan situasi virus corona di Kota Manado.

Mencegah semua itu agar tidak meluasnya penyebaran virus corona, Walikota bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado, meliburkan sementara sekolah di seluruh Kota Manado selama dua pekan mendatang, terhitung sejak Senin 16 sampai dengan 27 Maret 2020,

Walikota berharap, kegiatan belajar -mengajar dilakukan secara mandiri oleh para siswa di rumah, dengan bahan ajar yang sudah diberikan oleh para guru.

“Kiranya orang tua siswa dapat bekerja sama untuk mengawasi anak-anak tetap dirumah dan tidak berkegiatan di keremunan orang banyak sehubungan dengan upaya menekan agar tidak meluasnya penyebaran virus corona di Kota Manado,” ungkap Vicky.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado, Daglan Walangitan saat dihubungi mengatakan Sesuai petunjuk Walikota Manado, sekolah akan diliburkan hingga dua pekan mulai Senin 16 Maret 2020 hingga 27 Maret 2020

Daglan menegaskan Kepala Sekolah mewajibkan semua guru untuk memberikan bahan ajar kepada siswa untuk dipelajari oleh siswa di rumah.

“Para murid tetap belajar mandiri dirumah masing-masing, jadi proses belajar tetap berjalan tapi di rumah saja,” tegas Daglan

Diharapkan orang tua tidak membiarkan anak-anak melakukan aktifitas diluar rumah atau kegiatan dikeramaian, karena tidak ada gunanya diliburkan jika anak-anak malah keluar rumah dan berada ditempat keramaian. (*)

Peliput : Albert P Nalang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed